JOMBANG, KabarJombang.com – Perjalanan mudik Lebaran tahun ini menjadi momen berkesan bagi pasangan tunanetra, Nizar dan Rahel. Keduanya merasakan kemudahan perjalanan setelah mendapat bantuan dari anggota kepolisian di Jombang hingga sampai ke tujuan.
Nizar yang berasal dari Surabaya bersama Rahel, warga Semarang, tengah dalam perjalanan menuju kampung halaman sekaligus bersiap menuju jenjang pernikahan. Mereka menempuh perjalanan menggunakan bus ekonomi dari Surabaya dengan tujuan akhir Semarang.
Setibanya di Jombang, keduanya turun dari bus dan berusaha mencari transportasi lanjutan melalui aplikasi transportasi online dengan bantuan warga sekitar. Namun, karena tidak kunjung mendapatkan kendaraan, mereka akhirnya diarahkan ke Pos Terpadu Kota yang berada tidak jauh dari lokasi.
Di pos tersebut, Nizar dan Rahel sempat beristirahat sambil menyampaikan rencana perjalanan mereka kepada petugas. Nizar mengatakan bahwa mereka berencana melanjutkan perjalanan ke Semarang dengan singgah terlebih dahulu di rumah saudara di Desa Pulo Lor.
“Kami ingin menuju Semarang, tapi sebelumnya akan transit ke saudara di Desa Pulo Lor,” ujar Nizar.
Awalnya, Nizar mengaku sudah bersiap mencari alternatif transportasi lain untuk melanjutkan perjalanan. Namun di luar dugaan, petugas kepolisian justru menawarkan bantuan untuk mengantar mereka langsung ke tujuan.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan itu sangat berarti karena mereka tidak perlu lagi kesulitan mencari kendaraan.
“Kami sangat terbantu karena diantar langsung. Jadi tidak perlu bingung mencari transportasi lagi,” katanya.
Keduanya kemudian diantar oleh Kanitreskrim Polsek Jombang, Ipda Dian Rizal Mabrur bersama anggota jaga menggunakan mobil dinas. Dalam perjalanan, mereka juga diajak singgah di sebuah warung untuk membeli makanan sebelum melanjutkan perjalanan.
Ipda Rizal menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan yang inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Ia menuturkan bahwa keberadaan pos terpadu memang ditujukan sebagai titik bantuan bagi siapa saja yang membutuhkan selama arus mudik berlangsung.
“Pos terpadu hadir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan semua orang, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan pelayanan yang setara,” jelasnya Selasa (24/3/2026).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari tugas kepolisian sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.
Polres Jombang juga berkomitmen menjaga keamanan serta menciptakan situasi yang kondusif selama periode mudik Lebaran.
Dengan adanya bantuan tersebut, perjalanan Nizar dan Rahel pun menjadi lebih aman dan nyaman, sekaligus meninggalkan kesan mendalam di momen mudik tahun ini.









