Sempat Disorot Jadwalnya, 54 Jemaah Umrah Terakhir KBIHU Muslimat NU Jombang Akhirnya Berangkat

Ketua III KBIHU Muslimat NU Jombang, Ema Ummiyatul Chusnah atau Ning Ema, ketika diwawancarai awak media. (Istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG,KabarJombang.com- Setelah sempat mengalami perubahan jadwal keberangkatan, 54 jemaah umrah KBIHU Muslimat NU Jombang akhirnya berangkat menuju Tanah Suci melalui Bandara Juanda, Sabtu (5/9/2026) pukul 05.01 WIB. Keberangkatan kloter terakhir ini sekaligus menandai tuntasnya pemberangkatan seluruh 192 jemaah umrah KBIHU Muslimat NU Jombang melalui PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup).

Ketua III KBIHU Muslimat NU Jombang, Ema Ummiyatul Chusnah atau Ning Ema, membenarkan keberangkatan 54 jemaah tersebut. Ia menyebut rombongan itu merupakan kloter ketiga sekaligus kloter terakhir dari total 192 jemaah.

Baca Juga

“Alhamdulillah sudah, hari ini pukul 05.01 WIB dari Bandara Juanda,” ujar Ning Ema saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, dengan berangkatnya 54 jemaah pada kloter ketiga, seluruh 192 jemaah KBIHU Muslimat NU Jombang kini telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.

“192 jamaah umroh sudah diberangkatkan semuanya oleh pihak travel,” ungkapnya.

Ning Ema memperkirakan 54 jemaah tersebut tiba di Tanah Suci pada Sabtu sore waktu Indonesia Barat atau sekitar siang waktu Arab Saudi.

“Insyaallah tiba di Tanah Suci sore waktu WIB, siang waktu Saudi. Perkiraan pukul 11.35 WAS,” ujarnya.

Ia menambahkan pemberangkatan 192 jemaah tersebut dilakukan secara bertahap dalam tiga kloter. Kloter pertama berjumlah 20 jemaah, sedangkan kloter kedua sebanyak 118 jemaah. Keduanya telah lebih dahulu berada di Tanah Suci untuk menjalankan rangkaian ibadah umrah.

“Untuk keberangkatan 1 dan ke 2 sudah berada di sana (Tanah Suci Mekkah),” imbuhnya.

Pemberangkatan rombongan tersebut sebelumnya sempat menjadi sorotan setelah jadwal keberangkatan mengalami sejumlah perubahan. Kondisi itu berkaitan dengan tiket perjalanan yang dikoordinasikan antara KBIHU Muslimat NU Jombang dan pihak travel.

Setelah seluruh jemaah diberangkatkan, KBIHU Muslimat NU Jombang kini akan mengawal tiket kepulangan para jemaah. Ning Ema mengatakan pihaknya akan melakukan komunikasi secara intensif dengan pihak travel agar tiket kepulangan segera diterbitkan.

“Selepas keberangkatan para jamaah, saya akan mengawal tiket kepulangan dengan melakukan komunikasi intens dengan pihak travel agar tiket kepulangan segera di issued,” tegasnya.

Selain itu, ia menjelaskan alasan KBIHU Muslimat NU Jombang memilih bekerja sama dengan PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup) untuk perjalanan umrah tersebut. Menurutnya, keputusan itu diambil setelah pihaknya menerima rekomendasi.

KBIHU menilai travel tersebut sebelumnya tidak memiliki persoalan dalam penyelenggaraan perjalanan umrah.

“Alasannya, karena ada yang merekomendasikan (mohon maaf saya tidak bisa menyebutkan) untuk memilih travel tersebut, dan kami melihat bahwa PT Annisa Ahmada baik-baik saja, tidak ada masalah sebelumnya,” pungkasnya.

Berita Terkait