Lagi, 54 Jemaah Umrah KBIHU Muslimat NU Jombang Gagal Berangkat

Para jamaah umroh KBIHU Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jombang saat berkumpul di Masjid Moeldoko, Bandar Kedungmulyo, Jombang. (Istimewa).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com- Sebanyak 54 jemaah umrah KBIHU Muslimat NU Jombang belum diberangkatkan hingga batas waktu yang disepakati Rabu (2/9/2026).

Setelah kembali mengalami perubahan jadwal, puluhan jemaah tersebut kini dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci pada Sabtu (5/9/2026) dini hari.

Baca Juga

Ketua III KBIHU Muslimat NU Jombang, Ema Ummiyatul Chusnah, membenarkan keberangkatan 54 jemaah tersebut belum terealisasi sesuai kesepakatan.

Dalam perjanjian, pihak travel PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup) seharusnya memberangkatkan jemaah paling lambat 2 September 2026.

“Ya, harusnya diperjanjian maksimal tgl 2 diberangkatkan. Namun prinsipnya, pihak travel ada itikad baik, sanggup memberangkatkan semua jamaah, dan segera menyiapkan ticket kepulangan semua jamaah,” ujar Ning Ema saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

Ning Ema mengatakan, KBIHU tetap meminta pihak travel memastikan seluruh hak jemaah terpenuhi, baik dari sisi fasilitas maupun pelayanan hingga mereka kembali ke Tanah Air.

“Hak-hak jamaah bisa terpenuhi dengan baik. Baik fasilitas maupun pelayanan kepada jamaah sampai kembali ke tanah air,” katanya.

Ia merinci, keberangkatan jemaah dilakukan dalam beberapa tahap. Rinciannya, pemberangkatan pertama sebanyak 120 jemaah, pemberangkatan kedua 118 jemaah, sedangkan 54 jemaah menjadi pemberangkatan ketiga.

Selain itu, terdapat enam jemaah yang mundur dan dua jemaah melakukan reschedule.

“Sebanyak 120 jamaah pemberangkatan pertama, 118 jamaah pemberangkatan kedua, 54 jamaah pemberangkatan ketiga. Mundur enam orang, reschedule dua orang,” jelas Ning Ema.

Ia menyebut untuk keloter ketiga seluruh jemaah saat ini masih berada di sebuah hotel di Surabaya. Mereka dijadwalkan menuju Bandara Juanda pada Sabtu sekitar pukul 01.00 WIB.

“Jamaah saat ini ada di Hotel Surabaya. Nanti jam 01.00 WIB menuju bandara Juanda, take off pukul 05.10 WIB. Flight GA,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur/CEO PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup), Erni Khairunnisa atau Ning Nisa, sebelumnya memastikan jemaah yang belum berangkat akan diberangkatkan pada Kamis (3/9/2026). Ia juga memastikan setiap kloter mendapatkan pendamping.

“Yang 58 jamaah besok tanggal 3, setiap kloter juga ada pendampingan semuanya,” ujar Ning Nisa saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Namun, jadwal tersebut kembali berubah. Ning Nisa kemudian membenarkan keberangkatan kloter terakhir dijadwalkan pada Sabtu (5/9/2026) dini hari.

“Tanggal 5 jadinya. Tadi malam tiket sudah saya share ke Ning Ema. Keberangkatan take off jam 5 subuh, jadi jam 2 malam sudah di bandara,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).

Sebelumnya, persoalan keberangkatan jemaah umrah KBIHU Muslimat NU Jombang mencuat pada Minggu (30/8/2026) dini hari. Saat itu, persoalan tiket diketahui hanya beberapa jam sebelum rombongan dijadwalkan menuju bandara.

Para calon jemaah sempat tertahan di Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang setelah pihak travel menyampaikan hanya sekitar 40 jemaah yang dapat diberangkatkan pada hari tersebut.

Setelah itu, keberangkatan jemaah dilakukan secara bertahap. KBIHU meminta pihak travel memastikan seluruh hak jemaah terpenuhi, termasuk fasilitas, pelayanan selama perjalanan, serta tiket kepulangan ke Tanah Air.

 

 

Berita Terkait