JOMBANG, KabarJombang.com – Respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jombang kembali diuji dalam penanganan kejadian non kebakaran. Kali ini, seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) di Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang dilaporkan terjebak sendirian di kamar yang terkunci dari dalam, pada Rabu (17/9/2025) malam.
Insiden bermula ketika orang tua anak tersebut menyadari bahwa pintu kamar tak bisa dibuka meski telah berulang kali dicoba. Merasa situasi semakin mengkhawatirkan, keluarga segera menghubungi petugas Damkar setempat untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengungkapkan bahwa laporan diterima sekitar pukul 18.57 WIB dan tim segera dikerahkan ke lokasi.
“Begitu mendapat laporan, satu tim penyelamat langsung kami berangkatkan dengan perlengkapan evakuasi. Tim tiba di lokasi dalam waktu kurang dari 10 menit dan langsung melakukan tindakan pembukaan pintu,” ujar Wiku saat dikonfirmasi Kamis (18/9/2025).
Berbekal satu unit supply truk dan alat evakuasi khusus, pintu kamar berhasil dibuka pada pukul 19.20 WIB. Anak yang terjebak pun berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat tanpa luka.
Wiku menyebut, koordinasi yang baik antara tim dan warga setempat turut mempercepat proses evakuasi. Ia juga menegaskan pentingnya peran orang tua dalam memperhatikan keamanan lingkungan rumah, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus.
“Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih siaga dan peka terhadap potensi situasi darurat di rumah, terutama yang melibatkan ABK. Jangan ragu menghubungi BPBD atau Damkar jika menghadapi kondisi yang membahayakan,” imbaunya.
Kejadian ini menambah daftar misi nonkebakaran yang berhasil ditangani oleh Damkar Jombang, sekaligus memperkuat citra mereka sebagai garda terdepan dalam layanan kedaruratan masyarakat.









