Disdikbud Jombang Bantah Tahan Honor Guru: Sudah Mulai Ditransfer

Pertemuan sejumlah pembina ekstrakulikuler keagamaan, paguyuban, kepala sekolah, dengan Kepala Disdikbud Jombang serta jajarannya. (Istimewa) 
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang membantah keras tudingan adanya penahanan anggaran terkait honor guru pembina ekstrakurikuler keagamaan. Pihak dinas menegaskan bahwa anggaran untuk periode Januari hingga Februari 2026 saat ini telah diproses dan dicairkan secara bertahap kepada para penerima.

​Klarifikasi ini disampaikan guna meluruskan kabar miring mengenai keterlambatan honor yang sempat memicu keresahan.

Baca Juga

Melalui pertemuan di Aula Disdikbud Jombang pada Minggu (5/4/2026), pihak dinas telah berkoordinasi langsung dengan perwakilan paguyuban, kepala sekolah, hingga para pembina ekstrakurikuler.

​Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma, menyatakan bahwa undangan tersebut bertujuan untuk memberikan transparansi mengenai status pencairan yang sebenarnya sudah berjalan.

​“Jadi kita menjelaskan kepada mereka bahwa untuk honor Januari dan Februari sudah dicairkan. Kemarin kita mengundang dari paguyuban, kepala sekolah, serta pembina ekstra yang katanya belum cair,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (7/4/2026).

​Rhendra memaparkan bahwa hambatan yang terjadi di lapangan murni disebabkan oleh kendala administratif di tingkat sekolah, bukan karena anggaran yang sengaja ditahan oleh dinas. Setiap sekolah diwajibkan melengkapi dokumen pendukung, seperti surat penetapan pembina dan daftar hadir, sebagai syarat mutlak pencairan.

​“Setelah dinyatakan benar dan sesuai, dokumen tersebut akan diinput ke dalam sistem keuangan, lalu diajukan ke BPKAD untuk penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D),” jelasnya mengenai alur birokrasi yang harus dilalui.

​Begitu SP2D terbit, dana akan langsung dikirim ke rekening masing-masing pembina melalui Bank Jatim. Rhendra menegaskan bahwa bagi mereka yang administrasinya tertib, tidak ada kendala dalam penerimaan honor.

​“Yang dokumennya sesuai sudah ditransfer,” tegas Rhendra.

​Saat ini, Disdikbud Jombang memastikan seluruh dokumen dari sekolah-sekolah terkait telah masuk dan dinyatakan lengkap. Dengan demikian, para guru pembina hanya tinggal menunggu antrean administrasi sistem keuangan untuk menerima hak mereka sepenuhnya.

​“Sudah semuanya, tinggal menunggu proses pencairan,” pungkasnya.

TIMELINE BERITA

Berita Terkait