Kondisi Korban Kecelakaan Pemudik di Gudo Jombang, Tujuh Orang Luka-Luka

Kondisi kendaraan usai alami laka di Jalan Raya Desa Japanan, Gudo, Jombang. (Istimewa)
  • Whatsapp

GUDO, KabarJombang.com – Kecelakaan tunggal yang menimpa rombongan pemudik di Jalan Raya Desa Japanan, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jumat (27/3/2026) pagi, mengakibatkan tujuh orang mengalami luka-luka. Seluruh korban diketahui merupakan satu keluarga asal Kabupaten Gresik.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, menjelaskan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Kendaraan yang terlibat adalah mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi W-18xx-VQ yang dikemudikan Sunarto (46).

Baca Juga

“Total ada tujuh orang di dalam kendaraan, semuanya mengalami luka dan sudah mendapatkan penanganan medis,” ujar Siswanto.

Berdasarkan data yang dihimpun, pengemudi Sunarto, warga Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, mengalami luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Jombang.

Sementara itu, enam penumpang lainnya juga mengalami luka dengan kondisi bervariasi. Dua di antaranya, yakni Muning (47) dan Jessiananta (20), hanya menjalani rawat jalan. Sedangkan empat penumpang lain, yakni Daffa (8), Wakinem (67), Mujiono (80), dan Aqila Nur (10), harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan diduga terjadi saat kendaraan melaju dari arah timur ke barat. Mobil tiba-tiba oleng ke kiri sebelum akhirnya keluar jalur dan menabrak pohon di tepi jalan.

“Diduga pengemudi kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan tidak terkendali,” tambah Siswanto.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan akibat benturan keras dengan pohon.

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Kendaraan yang terlibat juga telah diamankan sebagai barang bukti.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pemudik agar lebih memperhatikan kondisi fisik saat berkendara, terutama dalam perjalanan jarak jauh.

“Kelelahan dan kurang istirahat dinilai menjadi salah satu faktor utama yang kerap memicu kecelakaan di musim mudik,” ungakpnya.

Berita Terkait