Pengamanan Gedung Pemerintahan di Jombang Diperketat Pasca Kericuhan di Sejumlah Daerah

Foto: Pihak aparatur gabungan antara TNI, Banser, dan unsur Forkopimda terlihat siaga untuk mengamankan kondisi lingkungan Kabupaten Jombang untuk menjaga stabilitas daerah. (Istimewa/Kabar Jombang).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Pengamanan di sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Jombang diperketat sejak awal pekan ini sebagai langkah antisipasi menyusul kericuhan aksi demonstrasi di beberapa daerah lain. Aparat gabungan dari TNI, Banser, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) disiagakan di titik-titik strategis untuk menjaga stabilitas daerah.

Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan bahwa ketenteraman masyarakat adalah prioritas utama. Pernyataan ini disampaikannya setelah menerima audiensi dari Paguyuban Tionghoa Indonesia di Pendopo Kabupaten Jombang pada Senin (1/9/2025).

Baca Juga

“Alhamdulillah, para tokoh agama dan tokoh masyarakat sepakat bahwa Jombang harus tetap kondusif, demikian pula Indonesia secara keseluruhan,” ujar Warsubi.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda telah melakukan langkah-langkah nyata, seperti patroli skala besar dan penempatan aparat di objek vital, termasuk gedung DPRD, kantor Pemkab, dan pendopo. “Kami bergerak bersama menjaga Jombang. Patroli dilakukan agar masyarakat merasa tenang,” ungkapnya.

Bupati Warsubi juga mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi dan mengajak untuk menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang baik. Selain itu, ia mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap profesional dalam memberikan pelayanan publik dan menyebarkan suasana tenteram.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul serangkaian kericuhan di berbagai daerah, antara lain:

* Makassar: Demonstrasi mahasiswa pada Jumat (29/8/2025) hingga Sabtu dini hari berujung pada pembakaran Gedung DPRD Sulawesi Selatan.
* Kediri: Aksi massa pada Sabtu (30/8/2025) berlanjut dengan pembakaran Gedung DPRD Kota Kediri di Jalan Mayor Bismo.
* Surabaya: Aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi pada Sabtu malam juga berakhir dengan pembakaran gedung bersejarah tersebut.

Berita Terkait