Para Driver Ojol Dukung Perdamaian Jombang, Bupati Tegaskan Pentingnya Situasi Kondusif untuk Ekonomi Rakyat

Foto : Para driver ojek online saat lakukan doa bersama dengan Bupati Jombang. (Istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Dalam suasana keprihatinan atas situasi nasional yang tengah bergejolak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggandeng berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial dan menjaga kedamaian daerah. Bertempat di Masjid As-Sami’, Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, pada Senin (1/9/2025), doa bersama lintas elemen digelar untuk keselamatan bangsa dan masyarakat Jombang.

Acara yang berlangsung di kediaman Bupati Jombang, Warsubi, itu dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI-Polri, serta komunitas Ojek Online (Ojol) dan para santri hafidz Qur’an. Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang damai di tengah dinamika nasional.

Baca Juga

Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi khusus kepada komunitas ojol yang telah berperan aktif dalam menjaga ketertiban di lapangan, serta tetap menjalankan aktivitas dengan tertib meskipun situasi nasional memanas. Ia mengingatkan bahwa kestabilan daerah menjadi fondasi utama dalam menjaga roda ekonomi lokal tetap berjalan.

“Saat kondisi tidak kondusif, tentu aktivitas warga terganggu, pendapatan pun ikut terpengaruh. Tapi jika Jombang tetap tenang dan aman, maka semuanya bisa bekerja dengan nyaman dan hasilnya bisa dirasakan bersama,” jelasnya di hadapan para peserta doa bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan kabar gembira terkait kebijakan Pemkab Jombang yang akan menurunkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada tahun 2026. Kebijakan ini diharapkan meringankan beban masyarakat di tengah tantangan ekonomi.

Tak luput, Bupati Warsubi turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online asal Jombang yang menjadi korban dalam demonstrasi di Jakarta pada 28 Agustus 2025.

“Kami berdoa semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ucapnya.

Doa bersama ini juga menjadi ajang refleksi bersama untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Di akhir acara, Bupati mengajak seluruh elemen untuk merawat Jombang dengan semangat gotong royong dan rasa saling peduli.

“Jombang hebat bukan hanya karena pemimpinnya, tapi karena warganya yang bersatu. Mari kita jaga kota ini agar tetap rukun, aman, dan diberkahi,” tutup Bupati Warsubi dengan penuh harap.

 

Berita Terkait