Lewat Pameran Lukisan Pasir, Guru Jombang Galang Bantuan Kemanusiaan untuk Sumatra dan Aceh

Foto: Mohammad Akhyak ketika memperlihatkan karya seninya. (Istimewa/KabarJombang).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Aksi kepedulian terhadap korban banjir bandang yang melanda wilayah Sumatra dan Aceh datang dari seorang guru seni rupa di Jombang, Mohammad Akhyak. Ia menggelar pameran tunggal lukisan pasir sebagai upaya menggalang donasi kemanusiaan, pada 6–7 Desember 2025.

Pameran bertajuk “Pasir, Doa, dan Sholawat untuk Kemanusiaan” diselenggarakan di Aula Terbuka Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang. Lebih dari 50 karya lukisan pasir dipamerkan, menampilkan berbagai figur, mulai Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Hasyim Asy’ari, tokoh budaya, seniman, hingga lukisan realis.

Baca Juga

Selain menjadi ruang apresiasi seni, pameran ini juga menjadi sarana menggerakkan kepedulian publik terhadap korban bencana. Tercatat donasi yang terkumpul mencapai Rp 3.300.000 dan seluruhnya akan disalurkan melalui lembaga resmi.

Kegiatan tersebut, setiap pengunjung yang berdonasi langsung mendapatkan satu lukisan pasir untuk dibawa pulang. Akhyak menegaskan kegiatan yang digagasnya murni untuk tujuan kemanusiaan dan tidak melibatkan praktik jual-beli karya.

“Ini dedikasi saya agar masyarakat tidak takut menyumbang. Ada yang menyumbang Rp 300 ribu atau Rp 1 juta, semuanya tetap kami berikan lukisan,” ujarnya.

Beberapa lukisan yang dibawa pulang donatur bahkan memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding jumlah donasi yang diberikan. Menurut Akhyak, hal itu merupakan bentuk apresiasi serta doa bagi para dermawan yang ikut membantu korban banjir.

Pameran dibuka oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Heru Cahyono. Ia memberikan apresiasi kepada Akhyak yang dianggap mampu memadukan kreativitas seni dengan jiwa kemanusiaan.

Pameran dibuka oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Heru Cahyono. Ia memberikan apresiasi kepada Akhyak yang dianggap mampu memadukan kreativitas seni dengan jiwa kemanusiaan.

“Pak Akhyak telah menjadi pelopor berkesenian dan menginspirasi anak didik serta seniman. Kreativitas yang ia lakukan menjadi teladan bahwa dari pasir dapat lahir karya sekaligus kepedulian,” pungkasnya.

Berita Terkait