Kronologi Lengkap Bocah 5 Tahun Hanyut di Sungai Pait Kecamatan Bareng Jombang yang Ditemukan Meninggal

Foto: anak berusia 5 tahun yang hanyut di sungai pait Desa Kebondalem, Bareng, telah berhasil ditemukan pada Jumat (22/8/2025). (Istimewa/Kabar Jombang).
  • Whatsapp

BARENG, KabarJombang.com – Kamis sore (21/8/2025) menjadi momen berduka bagi masyarakat Dusun Murangagung, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Jombang. Hal itu disebabkan adanya musibah berupa anak berusia 5 tahun hanyut dan tenggelam di sungai Pait Desa Kebondalem.

Kronologis meninggalnya anak berusia 5 tahun dengan inisial P bermula ketika temannya yang berinisial A (5) seumuran dengannya pergi menjemput teman satunya yakni Y (5) untuk berangkat menjemput korban.

Baca Juga

“Awalnya A (5) pergi menjemput temannya yakni si Y (5) yang tinggal di Dusun Murangagung dengan menggunakan sepada mini, kamis (21/8/2025), pukul 11.00 WIB. Kemudian si A dan si Y ini menjemput ke rumah korban dengan menaiki sepedanya masing-masing yang beralamatkan di Dusun Murangagung, Desa Kebondalem, Bareng,” ujar AKP Mustoib selaku Kapolsek Bareng.

Selepasnya mereka menjemput korban yang sedang berada dikediamannya, mereka sempat berkeliling desa terlebih dahulu untuk bermain, kemudian mereka pergi bersama-sama untuk mandi di sungai pait.

“Selepas mereka berdua menjemput korban. Si A (5), Y (5), dan korban, mereka berkeliling Dusun Murangagung terlebih dahulu. Sekitar pukul 12.00 WIB, Y (5) mengajak kedua temannya untuk mandi di sungai pait Dusun Murangagung, Desa Kebondalem,” lanjutnya.

Ketika mereka bertiga sedang asik mandi di sungai Pait, 2 teman korban melihat korban sedang hanyut terbawa oleh arus sungai.

“Sekitar 15 menit ketika mereka bertiga sedang mandi. Si Y (5) dan A (5) melihat korban terbawa oleh arus sungai,” tutur AKP Mustoib.

Fua teman korban sempat naik dari sungai untuk mencari korban yang hanyut terbawa arus, selepasnya Y (5) dan A (5) kembali berkeliling Dusun Murangagung.

“Ketika korban terbawa arus sungai. Y dan A berupaya mencari korban dengan cara menyisiri sungai menggunakan sepada mereka. Selepas itu, Y (5) mengajak A (5) untuk kembali berkeliling Dusun Murangagung dan kembali ke rumah masing,” tambahnya.

Setelah mereka tiba dirumahnya masing-masing, si A memberitahukan ke ayah kandungnya bahwasanya temannya hanyut di sungai ketika sedang mandi.

“Setibanya di rumah si A (5) memberitahukan kejadian tersebut kepada ayahnya. Ayahnya langsung memberitahukan kepada Zainal Arifin (37) yang menjabat sebagai Kepala Dusun Murangagung,” terangnya.

Zainal Arifin langsung melanjutkan laporan tersebut kepada Polsek Bareng untuk ditindaklanjuti.

“Kami menerima laporan tersebut, dan langsung kami tangani bersama tim Polsek Bareng, Sarnas, BPBD, Damkar Jombang, RAPI, dan SEMAR untuk segera melakukan penyisiran di sepanjang sungai,” jelas AKP Mustoib.

Menurut Kapolsek Bareng, korban berhasil ditemukan 600 meter dari area TKP yang ia tempati untuk mandi bersama 2 temannya.

“Korban berhasil ditemukan di sungai dengan jarak 600 meter dari area TKP pada Kamis kemarin,” pungkasnya.

Faisol Zakaria, Kepala Desa Kebondalem membenarkan hal tersebut. Korban akan segera dimakamkan selepas pemeriksaan visum selesai dilakukan.

“Dilakukan Visum terlebih dahulu setelah selesai dimandikan dan langsung menuju pemakaman, rencananya akan langsung dimakan kan setelah sholat Jumat,” pungkasnya.

Berita Terkait