Gelar Aksi di Polres Jombang, Ratusan Driver Ojol Tuntut Usut Tuntas Kasus Driver Ojol yang Tewas Terlindas Rantis di Jakarta

Foto: Aksi damai yang dilakukan oleh Ojek online Jombang di Depan Mapolres (Wahyu/Kabar Jombang).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Ratusan driver Ojek online (Ojol l) Jombang menggelar aksi damai di depan Polres Jombang, Jumat (29/8/2025, pukul 15.00 WIB.

Aksi tersebut menyikapi atas terjadinya peristiwa salah satu rekan mereka, Affan Kurniawan yang tewas akibat dilindas mobil Rantis Baracuda Brimob, Kamis (28/8/2025) ketika terjadi aksi pembubaran demonstrasi dengan tuntutan pembubaran DPR yang berakhir ricuh di Jakarta.

Baca Juga

Wisnu (40) selaku kordinator Ojol Jombang meminta dengan tegas agar kasus tersebut diusut secara tuntas dan transparan tanpa ada yang ditutupi.

“Kami menuntut agar segera ditindak tegas dan transparan selama proses penindakan atas musibah yang menimpa rekan kami ojek online di Jakarta,” ujarnya.

Ia menegaskan kembali agar adanya integritas sosial antar ojek online di Indonesia, khususnya di Jombang dengan pihak kepolisian Jombang. Hal itu menjadi pertanda bahwasanya polisi adalah mitra masyarakat terutama pihak ojek online.

“Untuk institusi Polri tolong jangan jadikan kami ini musuh kalian. Jangan jadikan kalian tameng musuh rakyat. Kami juga memohon agar pihak Polri jangan mau diadu domba dengan masyarakat kecil,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, Ojol Jombang menjunjung tinggi dan menghormati tugas kepolisian untuk mengayomi masyarakat, namun tindakan anarkisme yang sering dilakukan oleh pihak kepolisan harus segera dirubah agar tidak melukai kepercayaan rakyat.

“Sekali lagi kami tegaskan, kami sangat menjunjung tinggi Polri dengan tugasnya mengayomi rakyat, namun apabila Kepolisian melakukan tindakan kekerasan apalagi seperti kejadian yang menimpa rekan kami di Jakarta kemarin malam, kami mengutuk keras kepada oknum kepolisian atas kejadian itu,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, langsung menyambut massa aksi yang berjumlah kurang lebih 200 driver ojok online.

Ia menyampaikan turut berdukacita atas kejadian yang menimpa rekan mereka. Dalam hal ini, pihak kepolisian mendukung secara penuh atas tuntutan massa aksi.

“Saya selaku Kepolisian Kabupaten Jombang turut berdukacita atas meninggalnya Affan Kurniawan pada insiden kemarin. Pastinya tim Propam Mabes Polri sudah mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap 7 oknum kepolisian. Pastinya proses tersebut akan terus dirilis agar lebih transparan,” pungkasnya.

Berita Terkait