Diduga Akibat Konsleting Listrik di Kamar Tidur, Rumah Warga Tunggorono Jombang Ludes Terbakar

Foto: Petugas Pemadam Kebakaran sedang berusaha mematikan api yang membakar rumah milik salah satu warga Desa Tunggorono, Selasa (7/10/2025). (Istimewa/Kabar Jombang).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, pada Selasa (7/10/2025) pagi. Peristiwa itu diduga dipicu akibat konsleting listrik di kamar tidur, sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan rumah berukuran sekitar 7×10 meter tersebut.

Peristiwa bermula sekitar pukul 09.25 WIB ketika warga setempat melihat kepulan asap tebal dari rumah milik Miftakul Roikah (38). Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah, sehingga menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Baca Juga

Sejumlah warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

Salah satu warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang sekitar pukul 09.45 WIB.

Menanggapi laporan tersebut, petugas segera mengerahkan satu unit fire pumper truck dan satu supply truck menuju lokasi. “Kami menerima laporan pukul 09.47 WIB dan langsung mengirim dua armada ke lokasi. Tim tiba sekitar pukul 09.58 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman serta pembasahan,” ujar Kasi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, saat dikonfirmasi terpisah.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pukul 10.50 WIB. Sedangkan, kerugian material ditaksir mencapai Rp130.000.000.

“Selain tim pemadam, penanganan kebakaran juga melibatkan Pusdalops PB BPBD Jombang, Polsek Kota Jombang, perangkat desa, serta warga sekitar,” tambah Syamsul Bahri.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, khususnya pada instalasi yang sudah berusia lama atau tidak sesuai standar keamanan.

“Pemeriksaan rutin terhadap kabel dan peralatan elektronik sangat disarankan guna mencegah terjadinya insiden serupa,” pungkasnya.

Berita Terkait