Gudang Pakan Ternak di Gudo Jombang Terbakar Hebat, Bangunan Ludes dalam Hitungan Jam

Foto: Upaya tim pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar gudang pakan ternak di Desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. (Istimewa/KabarJombang.com).
  • Whatsapp

GUDO, KabarJombang.com – Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan pakan ternak milik Sentra Pakan Ternak Lancar PS di Desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jumat (12/6/2026) dini hari. Akibat peristiwa tersebut, satu unit bangunan gudang ludes terbakar.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, petugas harus mengerahkan sejumlah armada pemadam untuk menjinakkan kobaran api dan mencegah kebakaran meluas ke area sekitar.

Baca Juga

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 01.40 WIB.

“Sekitar pukul 01.40 WIB kami menerima laporan dari warga terkait kebakaran gudang pakan ternak di Desa Blimbing. Saat kejadian, gudang dalam kondisi tertutup dan tidak berpenghuni,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Saat petugas tiba, api diketahui telah membakar sebagian besar bangunan gudang yang digunakan untuk menyimpan serbuk pakan ternak.

Untuk menangani kebakaran tersebut, petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, dua unit truk tangki air BPBD Jombang, serta satu unit kendaraan operasional dari Polsek Gudo.

Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api. Selanjutnya dilakukan proses pembasahan guna mengantisipasi munculnya kembali titik-titik api.

“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini petugas masih melakukan pembasahan dan pemantauan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam,” kata Wiku.

Hingga Jumat pagi, petugas masih melakukan pengawasan di lokasi kejadian. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian material yang ditimbulkan masih dalam proses penyelidikan dan pendataan oleh pihak terkait.

Berita Terkait