Terekam CCTV, Aksi Pencuri Embat Ponsel di Tempat Laundry Tawangsari Jombang Bikin Resah

Tangkapan layar dari video CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian di toko laundry Jombang. (Istimewa/KabarJombang)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Aksi pencurian terekam kamera pengawas (CCTV) toko laundry yang berlokasi di Jalan Kusuma Bangsa 28A, Tawangsari, Sengon, Kabupaten Jombang, Kamis (28/5/2026) siang. Seorang pria diduga memanfaatkan kondisi toko yang sedang sepi untuk mengambil satu unit handphone operasional yang digunakan karyawan dalam aktivitas transaksi.

Pemilik usaha Sasha Laundry, Wahyudi, mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.10 WIB saat dua karyawan kasir sedang tidak berada di area depan toko. Pelaku diduga telah mengamati situasi sebelum melancarkan aksinya.

Baca Juga

“Pelaku sepertinya sudah mengintai dan menunggu waktu sepi. Ketika dua karyawan kasir sedang keluar dan kondisi depan kosong, pelaku langsung masuk ke area laundry dan mengambil satu HP yang biasa digunakan untuk membuat nota. Posisi HP berada di meja setrika ruang karyawan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Berdasarkan rekaman CCTV, ciri-ciri pelaku merupakan seorang laki-laki berambut panjang yang mengenakan kaos berwarna cokelat krem dan celana jeans. Sebelum masuk ke area laundry, pelaku terlihat memperhatikan kondisi sekitar terlebih dahulu.

Saat kejadian, dua karyawan lain diketahui berada di bagian belakang toko untuk menyetrika pakaian sehingga tidak mengetahui aksi pencurian tersebut.

Handphone yang hilang merupakan perangkat operasional merek Asus Zenfone 5 yang digunakan untuk kebutuhan transaksi dan pembuatan nota pelanggan.

“Sementara saya cek di CCTV hanya satu HP saja yang hilang, mereknya Asus Zenfone 5,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, kasus pencurian di tempat usahanya bukan kali pertama terjadi. Sebelum pandemi Covid-19, usaha laundry miliknya juga pernah kehilangan handphone kasir.

Meski demikian, Wahyudi mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena nilai kerugian yang dialami tidak terlalu besar. Rekaman CCTV pelaku juga telah diunggah ke media sosial sebagai bentuk kewaspadaan bagi pelaku usaha lainnya.

“Rekaman CCTV saya upload supaya yang lain lebih waspada. Kerugiannya juga tidak terlalu besar,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak Polsek Jombang hingga kini belum menerima laporan resmi terkait kasus pencurian tersebut.

Berita Terkait