Tawa Anak-anak Desa Kromong Ngusikan Pecah di Tengah Sawah, Nikmati Air Bersih dari Sumur yang Dibangun Hasil TMMD Jombang

Foto : Anak-anak di Desa Kromong, Ngusikan, Jombang saat bermain air menikmati sumur hasil dari TMMD. (Istimewa)
  • Whatsapp

NGUSIKAN, KabarJombang.com – Tawa ceria anak-anak menggema di tengah hamparan sawah Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang pada Rabu (6/8/2025). Dengan kaki telanjang dan baju basah kuyup, mereka berlarian riang menyambut guyuran air dari selang besar. Di antara semburan air bersih itulah, kebahagiaan sederhana tercipta kebahagiaan yang dulu langka di desa ini.

Air yang mengalir deras itu bukan sekadar untuk bermain. Ia adalah harapan baru. Sumur bor yang dibangun Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0814/Jombang menjadi sumber air bersih pertama yang benar-benar stabil di Desa Kromong. Bagi anak-anak, itu berarti bisa mandi dan bermain air tanpa harus menunggu hujan turun atau antre di mata air yang jauh.

Baca Juga

“Senang banget bisa main air. Dulu nggak boleh sering-sering karena airnya susah,” kata Affan (5), sambil tertawa kecil, mukanya basah oleh percikan air.

Momen keakraban antara anak-anak dan para prajurit TNI ini menjadi potret sederhana bagaimana pembangunan infrastruktur bisa menyentuh sisi paling manusiawi kebahagiaan anak-anak.

Komandan Kodim 0814/Jombang, Letkol Dicky Prasojo, yang ikut menyaksikan langsung momen itu, menyebutkan bahwa program TMMD bukan hanya soal bangunan fisik, tapi juga tentang menciptakan dampak sosial dan psikologis yang positif di masyarakat.

“Kami senang melihat anak-anak bahagia. Itu tanda bahwa apa yang kami bangun punya arti. Anak-anak ini masa depan desa, dan mereka berhak atas lingkungan yang sehat dan penuh tawa,” ungkapnya.

Sebelum adanya sumur bor ini, warga Desa Kromong kerap mengalami kesulitan air bersih, terutama saat musim kemarau. Tak jarang anak-anak harus ikut antre atau bahkan mandi dengan air yang keruh. Kini, mereka bisa bermain air tanpa rasa khawatir.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada air bersih yang stabil. Anak-anak jadi bisa main air dengan aman, petani juga senang karena sawahnya tidak kekeringan,” ujar Sutikno (48) salah satu warga setempat.

Bagi warga, momen ini lebih dari sekadar bermain air ini adalah simbol perubahan. Sebuah pengingat bahwa kebahagiaan anak-anak juga bisa datang dari hal-hal sederhana, seperti air bersih yang mengalir deras di tengah sawah.

 

Berita Terkait