PETERONGAN, KabarJombang.com – Suasana Minggu (31/8/2025) malam di Dusun Jajar, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, berbeda dari biasanya. Sebuah panggung sederhana berdiri di tengah-tengah kampung, disulap menjadi ajang hiburan rakyat yang penuh tawa dan tepuk tangan. Warga berbondong-bondong hadir untuk menyaksikan Lomba Karaoke Antarwarga, sebuah acara yang bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan.
Acara ini digagas oleh Gerakan Pemuda Jajar Raya, organisasi kepemudaan yang aktif dalam menghidupkan semangat gotong royong di kampung tersebut. Lomba karaoke ini menjadi salah satu rangkaian perayaan kemerdekaan yang digelar dengan cara unik dan merakyat.
“Kami ingin mengembalikan semangat kampung yang guyub. Tidak perlu megah, yang penting semua warga bisa ikut merasakan kebahagiaan. Inilah esensi dari hidup bermasyarakat,” ujar Aksal Fahriansyah, Ketua Gerakan Pemuda Jajar Raya, saat ditemui di sela-sela acara.
Meski hanya menggunakan peralatan seadanya, antusiasme peserta dan penonton tidak surut. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak larut dalam suasana. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk membawakan satu lagu bebas, mulai dari dangdut koplo hingga tembang lawas pop Indonesia.
Salah satu peserta, Purwanto (35), mengaku senang bisa tampil di hadapan tetangga-tetangganya. Ia membawakan lagu ‘Pamer Bojo’ yang langsung disambut sorakan riuh dari penonton.
“Biasanya cuma nyanyi di kamar mandi, sekarang bisa tampil di panggung kampung, rasanya luar biasa. Yang penting bukan menangnya, tapi serunya,” ungkapnya sambil tertawa.
Penonton pun tak kalah menikmati. Randik (28), warga Dusun Jajar yang ikut menyaksikan sejak awal acara, menilai kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi di tengah maraknya hiburan digital yang cenderung membuat warga kurang bersosialisasi.
“Acara seperti ini bikin kita ingat kalau hiburan itu nggak harus mahal. Yang penting bisa ketawa bareng, nyanyi bareng, dan kumpul bareng,” kata Randik.
Lomba karaoke ini ditutup dengan penyerahan hadiah simbolis bagi para peserta terfavorit, serta penampilan dari duet spontan antara tokoh pemuda dan warga senior. Sorotan lampu panggung yang sederhana pun seolah tak mampu mengalahkan cahaya semangat kebersamaan warga Dusun Jajar malam itu.









