BARENG, KabarJombang.com – Sinar pagi di langit saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia terlihat cerah. Puluhan warga mulai dari anak sekolah, remaja, hingga orang tua berkumpul di Lapangan Sepak Bola Dusun Serning, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombang.
Suasana penuh khidmat dengan alunan paduan suara dari ibu-ibu Muslimat Ranting NU Banjaragung menambah kesan kesakralan upacara 17 Agustus.
Kegiatan upacara yang di selenggarakan oleh Ranting NU Banjaragung, bukan hanya sekedar seremonial belaka. Namun, momen tersebut menjadi ruang masyarakat Desa Banjaragung untuk meneguhkan kembali persatuan dan kebersamaan yang selama ini menjadi sumber napas kehidupan Desa Banjaragung.
Achmadu Choir, ketua Ranting NU Banjaragung sekaligus menjadi pembina upacara menegaskan perlunya persatuan antara masyarakat. Sekaligus momentum kemerdekaan bukan hanya kemerdekaan untuk diri sendiri atau individu, melainkan kemerdekaan untuk semua makhluk hidup.
“Momentum kemerdekaan menjadi langkah kita khususnya warga Desa Banjaragung untuk selalu mengingatkan pentingnya rasa nasionalisme, dan rasa kebersamaan. Melalui budaya lokal kita yakni gotong royong menjadi budaya lokalitas masyarakat Indonesia untuk bersama-sama saling memberikan kesejahteraan bagi orang-orang yang berada di sekitar kita. Minimal tetangga kita harus merasakan dampak dengan adanya rasa kebersamaan,” tuturnya ketika diwawancarai, Minggu (17/8/2025).
Ia menambahkan pentingnya mawas diri terhadap paham-paham yang bersifat radikalisme sehingga menimbulkan disintegrasi antar golongan.
“Kita sebagai manusia yang dibekali akal oleh Allah agar digunakan sebaik mungkin, mampu mengolah setiap ilmu dan pengetahuan untuk diimplementasikan di dalam kehidupan bermasyarakat, tanpa menimbulkan perpecahan antar warga desa. Berpikir kritis memang perlu untuk kemajuan lingkungan desa Banjaragung, namun etika dan norma harus dikedepankan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Banjaragung Hasan Sulaiman turut hadir dalam acara tersebut. Ia merespon baik acara tahunan yang dilakukan secara konsisten oleh Ranting NU Banjaragung.
Dukungan akan terus mengalir dari Pemerintah Desa Banjaragung untuk kegiatan-kegiatan positif, salah satunya upacara peringatan HUT Republik Indonesia.
“Kami selaku Pemerintah Desa Banjaragung merasa bangga kepada masyarakat Banjaragung karena hampir setiap tahunnya selalu mengadakan acara peringatan hari kemerdekaan. Ditambah tahun ini konsep yang digunakan oleh Ranting NU Banjaragung terbilang baru, dibuktikan dengan pakaian yang digunakan saat upacara dan ada perlombaan kue berbahan baku singkong selepas seremoni upacara,” ungkapnya.
Warga menyambut meriah upacara HUT ke 80 RI dengan turut hadir mengikuti rangkaian upacara. Meskipun cuaca terik membasahi baju-baju mereka, mereka tetap memandang tegas bendera dwiwarna dengan harapan agar bangsa Indonesia terus maju tanpa adanya ketimpangan sosial.
“Saya berharap negara Indonesia, khususnya bidang perekonomian bisa segera stabil dihindarkan dari berbagai macam tipu-menipu. Saya juga berharap agar Desa Banjaragung menjadi desa yang gemah ripah loh jinawi,” tegas Nanang Nurul Huda warga Dusun Banjarjo, Desa Banjaragung, sebagai salah satu peserta upacara.









