58 Jemaah Umrah KBIHU Muslimat NU Jombang Belum Berangkat, Travel Janjikan Kamis

Para jamaah umroh KBIHU Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jombang saat berkumpul di Masjid Moeldoko, Bandarkedungmulyo, Jombang (Istimewa).
  • Whatsapp

JOMBANG,KabarJombang.com- Sebanyak 58 jemaah umrah KBIHU Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jombang masih menunggu keberangkatan ke Tanah Suci setelah sebelumnya sempat mengalami penundaan.

Pihak PT Annisaahmada Travelindo (ITS Grup) memastikan seluruh jemaah tersebut akan diberangkatkan, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga

Puluhan jemaah tersebut bagian dari 196 jemaah KBIHU Muslimat NU Jombang yang sebelumnya tertunda keberangkatannya.

Hingga Rabu (2/9/2026), sebanyak 58 jemaah masih berada di sebuah hotel di wilayah Surabaya.

Ketua III KBIHU Muslimat NU Jombang, Ema Ummiyatul Chusnah, membenarkan masih ada 58 jemaah yang belum diberangkatkan.

Ia mengatakan pihak travel sebelumnya sempat menyampaikan rencana keberangkatan pada Sabtu (5/9/2026).

“Benar ada 58 calon jamaah umroh yang belum diberangkatkan. Ini tadi saya dapat informasi dari pihak travel kalau mau diberangkatkan tanggal 5 September mendatang. Namun saya dan para jamaah tidak mau. Saya meminta paling lambat besok 58 jamaah harus diberangkatkan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Menurut Ning Ema, rencana keberangkatan pada 5 September tidak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Dalam kesepakatan tersebut, seluruh jemaah ditargetkan sudah diberangkatkan maksimal pada Rabu (2/9/2026), atau tiga hari setelah kesepakatan pada 31 Agustus 2026.

“Itupun pihak travel sudah melanggar kesepakatan karena maksimal hari ini harus sudah diberangkatkan semuanya,” ucapnya.

Ia mengatakan alasan pihak travel menjadwalkan keberangkatan pada 5 September karena mempertimbangkan ketersediaan tiket.

Namun, ia mengaku telah mengecek sejumlah platform pemesanan tiket dan menilai masih terdapat jadwal penerbangan yang tersedia.

“Dari pihak travel mengatakan tiketnya available tanggal 5. Tapi itu tidak mungkin karena sekarang saya mengecek di Traveloka, tiket.com, tiket jam penerbangan masih oke kok, karena travelnya tidak mau beli baru atau tidak mau beli lagi. Bahkan dia belipun menunggu harga promo. Saya tetap meminta besok harus diberangkatkan,” ujarnya.

KBIHU Muslimat NU Jombang pun meminta 58 jemaah segera diberangkatkan paling lambat Kamis (3/9/2026). Ning Ema menegaskan pihaknya akan melanjutkan persoalan tersebut ke ranah hukum jika keberangkatan kembali tidak terealisasi.

“Pokoknya 58 jamaah itu harus segera diberangkatkan maksimal besok, kalau tidak ya kami lanjut prosesnya,” tegasnya.

Selain keberangkatan, ia meminta kepastian terkait tiket kepulangan jemaah. Ia mengatakan pihak travel sebelumnya berjanji tiket pulang akan diterbitkan tiga hari setelah keberangkatan.

Sementara itu, Direktur/CEO PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup), Erni Khairunnisa atau Ning Nisa, memastikan 58 jemaah tersebut diberangkatkan pada Kamis (3/9/2026). Ia juga memastikan setiap kloter mendapat pendamping.

“Yang 58 jamaah besok tanggal 3, setiap kloter juga ada pendampingan semuanya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Ning Nisa memastikan tiket perjalanan pulang-pergi (PP) seluruh jemaah telah tersedia. Dengan diberangkatkannya 58 jemaah tersebut pada Kamis, ia menyatakan seluruh jemaah umrah KBIHU Muslimat NU Jombang akan telah diberangkatkan.

“Tiket berangkat semua sudah pergi pulang (PP), dan setelah 58 jamaah berangkat besok maka semua jamaah umroh KBIHU Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jombang sudah diberangkatkan semua,” ucapnya.

 

Berita Terkait