Perempuan di Ngoro Jombang Diduga Jadi Korban Pelecehan, Pelaku Tiga Kali Mengintai ke Rumah Korban

Terduga pelaku pelecehan terhadap NAM, warga Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Jombang. (Wahyu/KabarJombang.com)
  • Whatsapp

NGORO, KabarJombang.com – Kasus dugaan pelecehan seksual kembali terjadi di Kabupaten Jombang. Seorang perempuan berinisial NAM, warga Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, menjadi korban tindakan tidak pantas yang dilakukan seorang pria tak dikenal pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban menceritakan bahwa insiden bermula saat ia berjalan bersama anak-anaknya. Ketika tiba di sebuah perempatan dekat rumah, seorang pengendara sepeda motor terlihat memperhatikan dirinya.

Baca Juga

“Pas di perempatan itu, pelaku berhenti dan menyapa saya sambil mengedip-ngedipkan mata. Saya tidak merespons karena tidak mengenalnya,” ujar NAM.

Setibanya di rumah, korban mendapati pelaku ternyata membuntutinya hingga ke depan halaman.

“Waktu saya mau cari sapu, pelaku sudah ada di depan rumah. Saya deg-degan dan punya firasat tidak enak. Anak-anak langsung saya suruh masuk,” ungkapnya.

Saat duduk di teras, NAM melihat pelaku mengintip dari samping pagar tembok rumah tetangganya.

“Saya sempat menghampiri dan mengusir pelaku. Saya kira sudah pergi, tapi dia datang lagi. Sampai tiga kali dia mengintip,” jelasnya.

Pada kedatangan ketiga, tindakan pelaku semakin meresahkan. Korban melihat pria itu memegang alat kelaminnya sambil menatap ke arahnya.

“Saya lihat tangannya di bawah memegang atau menunjukkan alat kelaminnya sambil melihat saya. Saya langsung marah, berteriak, dan merekam pelaku. Anak saya sampai menangis ketakutan,” tuturnya.

Korban kemudian mencari informasi mengenai identitas pelaku. Dari keterangan sementara, pelaku diduga merupakan warga Dusun Wonorejo, Desa Sidowarek. NAM juga telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Ngoro.

Kapolsek Ngoro, Ipda Susila, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia memastikan pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

“Langsung kami tindak lanjuti ke TKP,” tegasnya.

Berita Terkait