Gempar, Warga Bareng Berburu Uang Kuno China di Sawah

Sejumlah warga berburu uang kuno di areal persawahan, Desa Mojounggul, Bareng. (Ft: Daniel). 
  • Whatsapp

BARENG, KabarJombang.com – Sejak beberapa pekan lalu hingga Senin, (12/10/2020) ini. Puluhan warga berbondong-bondong mencari uang kuno di tengah hamparan sawah di Dusun Mojounggul, Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.

Menurut Komari warga Dusun/Desa Bareng, yang sedang berburu uang kuno berbentuk mata uang kepeng China tersebut, datang ke lokasi persawahan setelah mendengar kabar dari warga sekitar.

Baca Juga

Komari yang merupakan warga dusun sebelah, berusaha mengorek-ngorek tanah yang keras dan tandus itu. Hasilnya, ia menemukan beberapa uang kuno. Uang kuno itu disebutnya ‘uang gobog’ dengan bentuk koin bulat yang tengahnya berlubang sedikit.

“Ini namanya uang gobog, berbentuk koin gini. Mungkin ini peninggalan sejarah, dari Kerajaan Majapahit sebagai alat pembayaran,” ungkapnya.

Dikatakan Komari, hasil yang didapatkan warga ada yang disimpan sebagai koleksi sendiri sebagai benda antik dan kuno. Selain itu juga ada yang diperjualbelikan kepada pengkoleksi benda kuno serta dijual pada perosok sebagai logam kuningan.

Sementara Yuliono (34) warga setempat, menuturkan lahan tersebut milik Samari (50) warga setempat dan yang pertama kali menemukankan uang gobog. Lambat laut akhirnya warga mengetahui hingga akhirnya berbondong-bondong menuju ke area persawahan.

“Hasil yang didapatkan warga bervariasi, ada yang dapat sedikit ada yang banyak juga. Ini sudah sekitar dua pekan warga ramai-ramai kesini,” tuturnya.

Yuliono menyebut, uang kuno banyak diinacar warga karena memiliki nilai sejarah, dan termasuk barang antik. Sehingga barang kuno ini banyak diburu warga sebagai barang sejarah.

Selain itu ia menyebut uang yang ditemukan berdasarkan ciri-cirinya berasal dari China, pasalnya logam tersebut terdapat tulisan China.

Selain uang kuno tersebut, warga juga menemukan serpihan serpihan kendi yang telah hancur. Selain itu terdapat pula serpihan keramik berwarna putih dan juga pecahan batu batu merah mirip candi.

“Ini dari pagi hari banyak warga yang sudah mencari uang kuno, kadang sore pun masih ada. Mungkin kalau ini digali satu meter kelihatan ada apa di bawah ini,” imbuhnya.

Sampai saat ini, menurut warga sekitar, belum ada peninjauan lebih lanjut dari pihak pihak terkait atau Pemka Jombang untuk meninjau lokasi.

 

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait