Ada Ancaman, Korban Smart Wallet Jombang Takut Lapor Polisi

Mapolres Jombang. (Kevin Nizar).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Kabar tentang kasus dugaan penipuan investasi bodong melalui aplikasi Smart Wallet telah menghebohkan masyarakat. Pasalnya, banyak korban yang merasa terjebak dalam janji-janji profit yang tidak nyata.

Saat ini, pihak kepolisian telah memulai penyelidikan terhadap kasus tersebut. Dari kasus itu, sebuah sumber KabarJombang.com menyebutkan jika aplikasi Smart Wallet salah satu pimpinannya alias yang membawa itu adalah salah satu oknum kapolsek yang ada di Jombang.

Baca Juga

Menurut sumber tersebut, banyak korban yang tidak berani melapor karena mendapat ancaman dari salah satu oknum anggota Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Jombang.

Kasi Propam Polres Jombang Ipda Susila saat dikonfirmasi Selasa (23/4/2024) mengatakan, tidak benar adanya ancaman tersebut.

“Tidak ada yang mengancam, kalau memang ada kejadian seperti itu silahkan melapor, kami tunggu,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatreskim Polres Jombang, AKP Sukaca saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan dugaan penipuan Smart Wallet. Sejumlah bukti dan informasi di lapangan kini tengah dikumpulkan.

Informasi yang dihimpun KabarJombang.com menyebutkan, para korban investasi bodong Smart Wallet ini memang sudah ada yang laporan ke Polres Jombang.

Kasus dugaan penipuan investasi Smart Wallet ini memang menarik perhatian. Pasalnya banyak masyarakat yang menjadi korban dan merugi hampir ratusan juta rupiah.

Diketahui juga, leader dari aplikasi Smart Wallet di Jombang juga sempat menyebut mereka juga menjadi korban sama seperti korban lainnya.

 

 

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait