BANDARKEDUNGMULYO, KabarJombang.com — Semangat membangun ekonomi kerakyatan berbasis desa kembali digaungkan melalui ajang Gelar Potensi Desa dan Pasar Rakyat yang resmi dibuka di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Rabu (20/8/2025). Acara yang akan berlangsung selama hampir dua pekan, hingga 31 Agustus 2025 kedepan, menjadi bukti nyata bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat mampu melahirkan gerakan ekonomi dari akar rumput.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi, ini berlangsung meriah di lapangan Kecamatan Bandarkedungmulyo. Ribuan warga turut hadir menyambut rombongan bupati, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani. Momen pembukaan turut dimeriahkan dengan pertunjukan Tari Remo Boletan, sebagai representasi budaya khas Jombang yang kaya makna.
Bupati Jombang Warsubi menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif semacam ini. Ia menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi lokal harus dimulai dari bawah, yakni dari desa dan pelaku UMKM. Menurutnya, kunci pertumbuhan ekonomi daerah ada pada kemampuan produk lokal untuk bersaing melalui inovasi dan pemasaran digital.
“Produk lokal tidak kalah bersaing, tapi perlu didorong dengan strategi pemasaran yang tepat dan pemanfaatan teknologi,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berbelanja produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil.
Mengusung tema ‘Menggali Potensi, Menginspirasi Negeri,’ acara ini digelar berkat kerja sama erat antara Forkopimcam Bandarkedungmulyo dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) serta seluruh Badan Otonom (Banom) NU setempat. Puluhan pelaku UMKM dan perwakilan desa menampilkan produk unggulan mereka, mulai dari hasil kerajinan tangan, kuliner khas, hingga inovasi pertanian.
Camat Bandarkedungmulyo, Hariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga forum pemberdayaan desa. “Kekuatan ekonomi desa lahir dari kolaborasi. Dan kegiatan ini menunjukkan bagaimana sinergi antara pemerintah kecamatan dan organisasi masyarakat bisa menghasilkan dampak langsung,” ujarnya.
Pihaknya berharap acara gelar potensi desa dan pasar rakyat 2025 ini menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan berbasis potensi dan kearifan lokal.









