JOMBANG,KabarJombang.com- Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyiapkan dapur umum untuk melayani kebutuhan konsumsi 3.370 muktamirin selama Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta resmi akan mendapatkan layanan makan tiga kali sehari dengan total sekitar 15 ribu porsi makanan yang disiapkan setiap hari.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, mengatakan kebutuhan konsumsi telah dihitung secara matang sejak awal sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan muktamar.
Layanan tersebut diperuntukkan bagi delegasi resmi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dari seluruh Indonesia.
“Untuk sarapan, makan siang maupun makan malam,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Selain melayani peserta resmi, panitia akan mendirikan dapur umum di Kampus Madrasah Muallimin Muallimat Atas (MMA) 3.
Fasilitas tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga Nahdliyin, rombongan nondelegasi, relawan, hingga personel pengamanan yang bertugas selama pelaksanaan muktamar berlangsung.
Menurut Gus Rozaq, layanan konsumsi akan diberikan kepada unsur pengamanan, mulai dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), petugas keamanan pondok pesantren, hingga unsur keamanan lainnya.
Panitia memperkirakan sekitar 200 ribu orang akan memadati kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum selama Muktamar ke-35 NU berlangsung.
Jumlah tersebut mencakup peserta resmi, alumni pesantren, warga Nahdliyin, para pecinta NU, serta masyarakat yang datang untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyatakan optimistis seluruh persiapan penyelenggaraan akan rampung sesuai jadwal.
Optimisme tersebut disampaikan usai mengikuti apel siaga panitia lokal di Gedung Serbaguna KH Hasbullah Said, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Rabu (22/7/2026).
Menurut Gus Ipul, apel siaga menjadi momentum untuk menyatukan persepsi seluruh unsur panitia sekaligus memastikan pembagian tugas berjalan dengan baik menjelang pelaksanaan muktamar.









