Tanah Senja Angkringan Wonosalam, Diserbu Kaum Milenial

Tanah Senja Angkringan baru di Wonosalam Jombang. (Foto:  Daniel).
  • Whatsapp

WONOSALAM, KabarJombang.com – Menikmati suasana keindahan alam dengan ditemani seduhan wedang khas Wonosalam. Banyak anak muda millenial asik bersenda gurau sambil bercengkrama.

Belum lama ini, berdiri angkringan bernama Tanah Senja yang menjadi jujugan kaum millenial. Tanah senja ini berada di pusat keramaian Wonosalam, tepatnya Dusun/Desa/Kecamatan Wonosalam.

Baca Juga

Cukup unik, Angkringan berbentuk joglo klasik berlantai dua itu, memberikan kesan asri dan nyaman. Selain menawarkan konsep angkringan indoor atau teras-an. Ternyata pengunjung juga bisa bersantai di halaman angkringan dengan menggunakan beanbag atau konsep outdoor.

Angkringan yang baru buka dua minggu ini, telah dilaunching tanggal 25 Oktober 2020. Buka setiap hari dengan jam operasional pukul 10.00 sampai 23.00 WIB.

Disarankan, jika anda datang angkringan tersebut pada sore hari atau malam hari, untuk menikmati suasana senja ataupun malam hari sesuai dengan konsep angkringan. Sehingga ‘feel’ senja, nyaman, dan damai dapat dirasakan.

Pengelola angkringan, Afrianto Rahmawan (26) mengatakan, tanah senja memiliki makna damai dengan maksud memberikan suasana damai pada pengunjung, konsep ‘cangkruk’ yang nyaman ditambah syahdu gemercik aliran sungai.

“Tanah senja ini, baru dibuka dua minggu lalu, yang datang lebih didominasi kaum millenial baik dari Wonosalam ataupun Jombang kota, ‘fifty- fifty lah pengunjungnya,” ungkapnya pada KabarJombang.com, Sabtu (7/11/2020).

Afrianto yang bergerak dibidang volunteer di salah satu LSM, menerapkan angkring dengan konsep yang ramah lingkungan. Salah satunya menggunakan straw (sedotan stainless) serta tak melayani take away upaya mengurangi penggunaaan sampah plastik.

“Menu yang ditawarkan bervariasi mulai dari nasi goreng hingga bakmi, kami terus melakukan evaluasi dan masih menjajaki pangsa pasarnya seperti apa. Untuk minuman yang diunggulkan aneka wedang,  kedepannya ingin menyuguhkan wedang-wedangan lebih banyak karena suasana di sini kan dingin,”jelasnya.

Harga makanan dan minuman di Tanah Senja seharga Rp 5 ribu sampai Rp 15 ribu.

Afrianto berharap angkringan yang dibangun dapat memfasilitasi seluruh komunitas yang ada di Jombang untuk berbagai kegiatan, baik sekedar cangkruk maupun camping.

“Harapan saya bukan hanya menikmati kopi, namun angkringan ini dapat menjadi tempat berkumpulnya anak muda yang memiliki kreativitas,” pungkasnya

 

INSTAGRAM

Berita Terkait