Pameran Lukisan ‘Beautiful’, Ruang Ekspresi Perempuan Jombang Sambut Hari Ibu

Foto : Suasana pameran lukis 'beautiful' ratusan karya dari tangan para perempuan di Aula terbuka Disdikbud Jombang menyambut hari ibu. (Kevin Nizar)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Menyambut peringatan Hari Ibu, puluhan perempuan dari berbagai usia dan latar belakang berkumpul dalam sebuah ruang ekspresi seni bertajuk Pameran Lukisan ‘Beautiful’, yang digelar di Aula Terbuka Disdikbud Jombang, 19–23 Desember 2025. Pameran ini menjadi istimewa karena seluruh peserta dan karya yang ditampilkan merupakan hasil tangan perempuan.

Ketua Panitia, Nazula Widyastuti, menjelaskan bahwa pameran ini berangkat dari kegelisahan sederhana di lingkungan komunitas pelukis Jombang. Dari sekian banyak anggota komunitas, jumlah pelukis perempuan masih sangat sedikit.

Baca Juga

“Awalnya di komunitas pelukis itu perempuan hanya tiga orang. Dari situ muncul inisiatif, bagaimana kalau sesama perempuan mengadakan pameran sendiri,” ujar Nazula saat diwawancarai pada Jumat (19/12/2025).

Gagasan tersebut kemudian berkembang. Tak hanya melibatkan pelukis perempuan dari Komunitas Pelukis Jombang (Kopijo), panitia membuka ruang lebih luas dengan mengajak pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa, hingga perempuan umum, termasuk guru dan ibu rumah tangga.

Sosialisasi dilakukan melalui sekolah-sekolah, sanggar, serta penyebaran brosur dan proposal sponsor, hingga akhirnya mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jombang.

Hasilnya, pameran ini diikuti 73 pelukis perempuan, dengan total lebih dari 100 karya lukisan yang dipamerkan. Pesertanya berasal dari beragam macam latar belakang dan jenjang pendidikan, mulai anak-anak hingga dewasa.

“Yang mahasiswa dan umum ada sekitar 15 orang, sisanya dari pelajar SD sampai SMA. Banyak juga yang merupakan murid sanggar, karena sebagian pelukis ini memang mengajar,” jelas Nazula.

Setiap peserta menampilkan satu karya untuk ukuran besar minimal 80 x 80 sentimeter, sementara karya berukuran kecil diperbolehkan hingga dua lukisan per orang.

Karya-karya tersebut tak hanya dipamerkan, tetapi juga diperjualbelikan. Harga lukisan bervariasi, mulai dari Rp300 ribu untuk ukuran kecil, rata-rata di bawah Rp1 juta, hingga di atas Rp1 juta untuk karya berukuran besar. Bahkan, salah satu lukisan telah laku dibeli oleh Polres Jombang sejak pameran dibuka.

Lebih dari sekadar pameran seni, ‘Beautiful’ membawa misi sosial dan edukatif. Menurut Nazula, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat, bakat, serta kreativitas perempuan sejak usia dini, sekaligus mematahkan anggapan bahwa perempuan harus berada di bawah laki-laki dalam bidang seni dan kreativitas.

“Kami ingin memunculkan keberanian perempuan untuk berinovasi, berkreasi, dan menunjukkan bahwa perempuan juga punya daya cipta yang kuat,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan pameran pun dirancang inklusif, mulai dari kunjungan pelajar, lomba mewarnai tingkat TK/RA, sesi melukis model dan tutorial, hingga penjurian dan pengumuman pemenang. Pameran ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.

Nazula berharap, Pameran Lukisan ‘Beautiful’ tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali, tetapi bisa menjadi agenda tahunan menjelang Hari Ibu.

“Harapannya, ini bisa menjadi ruang bagi generasi muda perempuan untuk terus melahirkan ide-ide baru dan karya seni yang membanggakan,” pungkasnya.

Berita Terkait