Oi Jombang Bangkit, Pengurus Baru Siap Hidupkan Seni dan UMKM

Foto : Para pengurus Organisasi Oi Kabupaten Jombang periode 2025–2029 yang baru dilantik. (Istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Organisasi Oi Kabupaten Jombang memasuki babak baru setelah dilantiknya jajaran Badan Pengurus Kabupaten (BPK Oi) periode 2025–2029, Minggu (21/12/2025) malam. Pelantikan yang berlangsung di Waroeng Setengah, Jalan Gubernur Suryo, Jombang ini menegaskan komitmen organisasi untuk kembali aktif dengan mengedepankan seni, ekonomi kerakyatan, serta peran generasi muda.

Pemilihan lokasi acara di salah satu warung UMKM menjadi simbol arah gerak organisasi yang ingin lebih dekat dengan akar rumput. Selain menjadi ajang seremonial, pelantikan ini juga dimaknai sebagai momentum kebangkitan Oi Jombang setelah sempat vakum dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga

Ketua BPK Oi Jombang terpilih, Fuad Efendi atau yang akrab disapa Kerdus, menyampaikan bahwa kepengurusan kali ini lahir dari semangat kebersamaan dan dukungan banyak pihak. Ia menegaskan, perjalanan organisasi ke depan akan dibangun secara kolektif.

“Posisi ini bukan hasil kerja pribadi, melainkan buah dari dukungan kawan-kawan Oi, pembina, dan para penasehat,” ujar Kerdus.

Ia juga mengakui bahwa pada periode sebelumnya, roda organisasi sempat tidak berjalan maksimal. Kondisi pandemi yang panjang menjadi salah satu faktor penghambat aktivitas. Atas hal tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus menjadikannya sebagai pelajaran berharga.

Dalam kepemimpinannya, Oi Jombang akan bergerak berlandaskan lima pilar organisasi, yaitu Seni, Olahraga, Pendidikan, Akhlak, dan Niaga yang disingkat S.O.P.A.N. Pilar-pilar tersebut menjadi fondasi dalam merancang program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Untuk sektor seni, Oi Jombang berencana menggelar agenda bertajuk “Falsnight”, sebuah pertunjukan seni yang akan digelar secara bergilir di warung-warung dan ruang publik di setiap kecamatan. Program ini diharapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Sementara itu, kepedulian terhadap lingkungan juga akan diwujudkan melalui aksi-aksi sosial sederhana namun berdampak, seperti kampanye mencabut paku di pohon guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Dukungan turut disampaikan Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Oi Jawa Timur, Gus Maulana Yasin. Ia berharap kepengurusan baru mampu menunjukkan kerja nyata dan konsistensi program, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi berikutnya.

“Kami berharap BPK Oi Jombang tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga mampu menjadi contoh dan rujukan bagi daerah lain,” ujarnya.

Pelantikan ini dihadiri oleh pembina BPK Oi Jombang, perwakilan BPK Oi dari berbagai daerah, serta komunitas-komunitas lokal di Jombang. Dengan semangat regenerasi dan pendekatan berbasis komunitas, Oi Jombang menegaskan tekadnya untuk kembali hadir sebagai ruang kreatif, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat.

Berita Terkait