Pertanian Tak Terdampak Pandemi, Stok Pangan di Jombang Aman

Kepala Dinas Pertanian, Pri Adi, ketika ditemui di kantornya (Selasa, 4/8/2020). (Foto: Dineal Eko)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Sektor pertanian tidak banyak terdampak oleh pandemi Covid-19. Ketersendatan dunia usaha, pendidikan dan pariwisata tidak dialami oleh sektor pertanian di Jombang.

Harga gabah pada musim panen periode ini bahkan dikatakan lebih bagus dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Pri Adi mengatakan, sektor pertanian lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi alam. “Alam lah yang sangat berpengaruh, misalnya bencana alam” ungkap Pri Adi, Selasa (4/8/2020).

Menurutnya, tiga sektor utama pertania di Jombang, yakni tanaman pangan, holtikultura, dan perkebunan sama sekali tidak terdampak oleh pandemi.

“Bahkan harga gabah dari Dulog lebih baik di bandingkan dengan tahun tahun sebelumnya” tutur Pria Adi ketika ditemui kabarjombang.com pada Selasa (4/8/2020) di kantornya.

Dia menjelaskan, harga padi justru lebih baik di tahun ini karena harganya meningkat dibandingkan tahun lalu. “Untuk jagung harganya mengalami penurunan, tapi produksinya tetap berjalan seperti biasa. Sedangkan untuk kedelai masih stabil,” terangnya.

Menurut Pri Adi, sedikit dampak pendemi dirasakan oleh sektor holtikultura. Harga cabai sempat merosot lantaran jumlah produksi lebih tinggi dari permintaan. Perkiraannya, itu akibat banyaknya rumah makan dan jasa makanan lain yang tutup selama pendemi.

“Namun untuk sayuran seperti kangkung, bayam dan buah-buahan tidak terdampak,” katanya.

Sejauh ini, tegas Pri Adi, stok pangan di Kabupaten Jombang dari sektor tanaman pangan, holtikultura, dan perkebunan cukup stabil, tidak mengalami kekurangan.

 

INSTAGRAM

[iscwp-slider username="kabarjombangdotcom" dots="false" limit="5" popup="true" popup_gallery="false" show_likes_count="false" instagram_link_text="Ikuti Instagram"]

Berita Terkait