PETERONGAN, KabarJombang.com – Keluhan warga terkait penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, ramai diperbincangkan di media sosial. Isu tersebut mencuat setelah adanya unggahan di Facebook yang menuding pembagian bantuan tidak merata dan dinilai tidak tepat sasaran.
Unggahan yang berasal dari akun anonim di salah satu grup Facebook pada Jumat (19/12/2025) itu menyebutkan bahwa sejumlah warga di Dusun Gading yang dinilai layak justru tidak menerima bantuan, sementara pihak lain dianggap mendapatkan bantuan secara berulang. Unggahan tersebut pun menuai beragam tanggapan dari warganet.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Tugusumberjo memberikan keterangan. Sekretaris Desa Tugusumberjo, Bayu Hari Satrio, menegaskan bahwa pemerintah desa tidak memiliki kewenangan dalam menentukan daftar penerima bantuan sosial.
“Data penerima bansos sepenuhnya berasal dari Dinas Sosial yang bersumber dari pemerintah pusat. Pemerintah desa hanya menjalankan distribusi sesuai data tersebut,” ujar Bayu saat dikonfirmasi, Jumat (19/12/2025).
Ia menjelaskan, dalam proses penyaluran bansos, penerima bantuan mendapatkan undangan resmi yang diterbitkan oleh Kantor Pos dan dilengkapi dengan barcode. Dengan sistem tersebut, pemerintah desa tidak dapat menambah atau mengganti penerima secara sepihak.
Menurut Bayu, peran pemerintah desa hanya terbatas pada proses Verifikasi dan Validasi (Verval), yakni mengusulkan penghapusan data penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria, seperti penerima yang telah meninggal dunia atau kondisi ekonominya telah membaik.
“Kami hanya bisa mengusulkan penghapusan data, tidak bisa menambahkan penerima baru. Penetapan tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial,” jelasnya.
Ramainya keluhan di media sosial disebut Bayu menjadi bahan evaluasi bersama agar masyarakat semakin memahami mekanisme penentuan penerima bantuan sosial. Ia juga mengimbau warga untuk melakukan kroscek data secara langsung ke pemerintah desa atau instansi terkait apabila menemukan ketidaksesuaian di lapangan.
Pemdes Tugusumberjo berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengedepankan komunikasi yang baik demi kelancaran penyaluran bantuan sosial ke depan.









