PLOSO, KabarJombang.com– Hujan deras disertai angin kencang menghancurkan neon box bertuliskan Pasar Ploso dan kaca segitiga di pintu masuk pasar setempat, Senin (30/3/2026). Material roboh langsung mengenai kabel listrik, memaksa petugas PLN memadamkan aliran sementara, meski tidak menimbulkan korban.
Warga setempat, Suwarno, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan deras disertai angin melanda wilayah itu.
“Tiba-tiba tulisan neon box Pasar Ploso sama kaca itu ambruk ke bawah,” ujarnya.
Ia menambahkan, material yang roboh langsung mengenai kabel listrik di bawahnya, beruntung tidak ada pedagang atau pengunjung yang tertimpa.
“Ambruknya langsung kena kabel listrik. Untungnya ada kabel itu, jadi tidak sampai mengenai pedagang atau orang yang lewat,” tambah Suwarno.
Kondisi saat ini, neon box hanya menyisakan sebagian huruf, sedangkan huruf lainnya telah ambruk.
Petugas PLN segera turun ke lokasi untuk mengamankan jaringan listrik dan memadamkan aliran sementara guna mencegah risiko lebih lanjut.
Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting, Disdagrin Jombang Yustinus Harris Eko Prasetijo, membenarkan insiden tersebut.
Ia menyebut hujan deras dan angin kencang memperparah kerusakan yang sebelumnya terjadi pada kanopi pasar, sehingga talang air bengkok dan air masuk ke plafon.
“Yang rusak tulisan Pasar Ploso di atas dan kaca segitiga lepas. Smentara itu yang didata,” ujarnya.
Sebelumnya, neon box dilengkapi lampu yang menyala pada malam hari, namun sementara aliran listrik dimatikan demi keamanan.
Sebagai langkah awal, pihak Disdagrin memasang pembatas agar area aman dan tidak dilalui pedagang atau pembeli. Perbaikan dijadwalkan segera dilakukan, termasuk menarik kaca pecah ke dalam agar tidak ambruk lebih lanjut.
Revitalisasi Pasar Ploso dibiayai dengan anggaran sekitar Rp 3,9 miliar dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Timur tahun 2025 dan dikerjakan oleh CV Panama asal Kabupaten Sampang.









