JOMBANG, KabarJombang.com – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kecamatan Tembelang dan Megaluh, Kabupaten Jombang, Selasa (2/12/2025) sore. Peristiwa ini menyebabkan enam lokasi terdampak, mulai dari rumah warga hingga bangunan pendopo proyek rumah makan yang ambruk dan melukai seorang pekerja.
Kepanikan terjadi di Dusun Ngrawan sekitar pukul 14.15 WIB. Warga dibuat kaget saat angin kencang tiba-tiba menyapu permukiman setelah langit mendadak menggelap.
“Awalnya mendung gelap, lalu tiba-tiba angin kencang. Atap dua rumah langsung terbang tersapu angin,” ujar Kepala Dusun Ngrawan, Syukur Ghozali.
Kerusakan juga terjadi di sejumlah dusun lain, yakni Dusun Pesantren, Kedunglempuk, Sudimoro, dan Kandangan. Di Dusun Sudimoro, dua rumah warga mengalami kerusakan ringan, salah satunya dalam kondisi tidak berpenghuni. Sementara itu, di Dusun Kandangan, dua rumah warga rusak akibat tertimpa material bangunan milik tetangga.
Kerusakan terparah menimpa bangunan pendopo proyek rumah makan di Dusun Ngrawan yang roboh karena struktur bangunan belum rampung. Seorang pekerja yang sedang berteduh tertimpa reruntuhan dan segera dilarikan ke RS Al-Aziz untuk mendapatkan perawatan medis.
Menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan mitigasi.
“Setelah menerima laporan, tim kami langsung menuju lokasi kejadian,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Dias Quintas, Rabu (3/12/2025).
BPBD memastikan seluruh kerusakan masuk dalam kategori ringan dan rumah-rumah yang terdampak masih dapat ditempati. Meski demikian, warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Bangunan berstruktur ringan dan yang belum selesai dibangun menjadi yang paling rentan,” pungkasnya.









