Mengupas Kekuatan 3 Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang di Pilkada 2018

Bakal paslon Cabup/Cawabup Jombang, Nyono Suharli - Subaidi, saat mendaftar di KPUD Jombang. (FOTO: AAN)

KABARJOMBANG.COM – Menjelang pesta rakyat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Jombang di tahun 2018, sejumlah kekuatan politik mulai dikerahkan dari 3 pasangan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang, setelah resmi mendaftar di KPUD Jombang, di hari terakhir pendaftaran, pada Rabu (10/1/2018).

Ketiga bakal paslon tersebut, mulai menyiapkan amunisi pertarungan politik untuk bisa merebut kursi Jombang Satu. Pasangan petahana, Nyono Suharli Wihandoko dengan Subaidi Muktar, kini memiliki 5 partai pendukung diantaranya, Partai Golkar, PKS, PAN, PKB serta NasDem, dengan jumlah kursi parlemen mencapai 27 kursi. Jika dirinci, Partai Golkar (7 kursi), PKB (8 kursi), PKS (5 kursi), PAN (3 kursi), Partai NasDem (4 kursi).

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Mundjidah – Sumrambah, saat mendaftar di KPUD Jombang, Senin (8/1/2017). (FOTO: AAN)

Sementara, untuk pasangan Mundjidah Wahab dengan Sumrambah, kini diusung 3 parpol. Yakni PPP yang mempunyai 4 kursi, Partai Demokrat dengan 6 kursi, dan Partai Gerindra dengan 2 kursi. Selain itu, pasangan ini mendapat dukungan dari Partai Perindo dan Partai Persatuan Indonesia (PSI).

Dengan jumlah dukungan mencapai 12 kursi, keduanya bakal bisa melenggang untuk bertarung dengan sudah lengkap dan memenuhi syarat pencalonan, seperti yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Gus Syaf bersama pasangannya, Choirul Anam, saat berada di kantor DPD PDIP Jatim, untuk mendapatkan rekom pencalonannya di Pilbup Jombang 2018. (FOTO: IST)

Pada pasangan ketiga, terdapat pasangan dua kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menjadi partai pemenang di Kota Santri. Pasangan ini ialah Kombes Pol Syafiin serta Choirul Anam yang merupakan anggota DPRD Jombang.

Kedua pasangan ini, diusung dua partai politik yakni, PDIP serta Partai Hanura. PDIP memiliki 9 kursi dan 2 kursi dimiliki Partai Hanura di DPRD Jombang. Sementara 2 Parpol non perlemen yang menyatakan dukungan kepada keduanya ialah Partai Bulan Bintang (PBB) serta PKPI, dengan, jumlah dukungan mencapai 11 kursi. (aan/kj)

LEAVE A REPLY