Menyoal Parkir di Jombang, Karcis Hanya Diperuntukkan Untuk Mobil

Parkir di kawasan berlangganan Jalan A Yani Jombang. KabarJombang.com/Daniel Eko/
Parkir di kawasan berlangganan Jalan A Yani Jombang. KabarJombang.com/Daniel Eko/
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Masalah parkir di Kabupaten Jombang, menjadi persoalan klasik yang belum mampu dipecahkan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Permasalahan tersebut diperparah adanya dugaan tidak transparannya jumlah karcis yang diberikan kepada juru parkir oleh Dishub Jombang.

Baca Juga

ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri PUPR
ucapan idul fitri Bappeda Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
iklan bank jombang kredit
ucapan idul fitri BPKAD jombang
ucapan idul fitri BKDPP jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
ucapan idul fitri Disdik jombang
ucapan idul fitri dishub jombang
ucapan idul fitri PKB
ucapan idul fitri kemenag jombang
ucapan idul fitri satpol pp jombang

“Alur pembayaran karcis selama ini, kami dinaungi Dinas Perhubungan dengan dibekali ATM. Ketika setor, saya serahkan uangnya ke pihak bank dan buktinya itu kita kasih ke dishub,” ungkap salah seorang jukir, kepada KabarJombang.com, Kamis (10/6/2021).

Ia mengatakan jika karcis yang didapatkannya dari Dishub Jombang, hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat dengan tarif Rp 3 ribu.

Selain itu jukir yang ada di wilayah dalam Kota Jombang ini menuturkan, tidak mengetahui berapa jumlah karcis yang dimilikinya dalam satu bulan.

“Saya tidak ngitung berapa jumlah karcis dalam satu bandelnya. Pokoknya saya setor Rp 90 ribu itu dapat satu bendel untuk satu bulan,” tambahnya.

Sementara di area bebas parkir berlangganan di Jalan A. Yani, juru parkir dikawasan ini mengatakan bervariasi untuk mengirim setoran, mulai dari Rp 70 ribu sampai Rp 132 ribu,” terangnya.

“Saya setiap bulan setor Rp 132 ribu, dapatnya sesuai harga karcis. Harga karcis mobil Rp 3 ribu. Sehingga tinggal dihitung saja Rp 132 ribu dibagi 3,” kata tukang parkir di Jalan A Yani.

Jika diperhitungkan, dalam satu bulan juru parkir ini mendapat 44 karcis mobil dalam satu bulan. Hal ini tidak sebanding dengan jumlah mobil yang parkir dalam satu hari.

Dengan 44 Karcis yang didapatkan, jika dikalkulasikan dalam satu hari hanya ada satu sampai dua mobil. Kenyataan di lapangan satu hari bisa ada puluhan mobil yang terparkir.

Sementara tukang parkir yang lain setiap bulan hanya setor Rp 70 ribu, sehingga hanya mendapatkan 23 karcis dalam satu bulan. Sehingga dalam satu bulan dengan jumlah 23 orang parkir tidak dimungkinkan.

TIMELINE BERITA

Berita Terkait