Tumpukan Sampah di Tepi Sungai Desa Jatiwates Tembelang Akhirnya Dibersihkan Oleh DLH dan Pihak Desa

  • Whatsapp

TEMBELANG, KabarJombang.com – Tumpukan sampah yang semula menumpuk di pinggir sungai Dusun Pasinan, Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, kini sudah dibersihkan.

Sebelumnya, tumpukan sampah tersebut menumpuk berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Setelah tim KabarJombang.com melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLH) Jombang mengenai permasalahan tersebut, tim DLH beserta perangkat desa dan kecamatan serta para warga kompak membersihkan sampah yang menumpuk.

Baca Juga

Hal itu menunjukkan kepedulian bersama agar bersama-sama menjaga wilayah Kabupaten Jombang dari sampah yang menumpuk, khususnya tumpukan sampah liar di fasilitas umum.

Amin Kurniawan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang. Menjelaskan terkait penangan pembersihan yang dilakukan, Selasa (24/6).

Tim DLH Kabupaten Jombang mengerahkan beberapa timnya dengan berkolaborasi bersama antara elemen masyarakat desa. Mulai dari tim Perangkat Desa Jatiwates, dan tim Perangkat Kecamatan Tembelang. Upaya kolaborasi dilakukan oleh DLH Jombang guna mengajak keaktifan desa hingga kecamatan agar bersama-sama bertanggung jawab mengelola sampah yang ada di wilayahnya.

“Pembersihan kami lakukan secara bersama-sama dengan pihak pemangku desa, maupun kecamatan. Sampah yang ada di Dusun Pasinan, Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, setelah kami bersihkan langsung kami bawa menggunakan 1 truck compactor untuk dibawa ke TPA Banjardowo,” jelasnya.

Jenis sampah yang mendominasi adalah jenis sampah rumah tangga. Selain itu, upaya lainnya yang dilakukan oleh tim DLH Kabupaten Jombang beserta perangkat desa maupun kecamatan adalah dengan memberikan papan himbauan berupa pelarangan membuang sampah di lokasi tepi sungai Dusun Pasinan, Desa Jatiwates, Tembelang.

Amin Kurniawan turut menjelaskan terkait keterbatasan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang ketika membuat TPS 3R di desa-desa yang ada di Kabupaten Jombang. Permasalahan keterbatasan dana menjadi salah satu permasalahan utama yang terjadi dalam waktu dekat.

“Layanan kami memang baru di 85 desa atau kelurahan, dan jangka pendek sangat tidak mungkin bisa kami beri pelayanan seluruh desa, karena kebutuhan anggarannya besar. Solusi yang selalu kami dorong, desa sebisa mungkin inisiatif menganggarkan lewat Dana Desa atau kerjasama antar desa yang sudah ada layanan TPS 3R,” tuturnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang terus mengajak peran pemerintah desa untuk bersama-sama mengawasi kelestarian lingkungan di wilayahnya, sebab keterbatasan tenaga dari tim DLH Kabupaten Jombang untuk mengawasi setiap titik yang berpotensi menjadi tempat pembuangan sampah liar. DLH Kabupaten Jombang akan siap merespon setiap informasi mengenai tumpukan sampah liar di fasilitas umum.

“Kalau kami saja yang melakukan pengawasan jelas tidak mungkin rutin. Jadi tetap ada peran pemerintah desa untuk pengawasan. Kami akan selalu siap merespon kalau ada sampah liar di fasilitas umum, pasti akan segera kami tangani,” ujar Amin Kurniawan.

Sementara itu, Supardi warga Desa Jatiwates memberikan respon yang membahagiakan, sebab tumpukan sampah dipinggir sungai Dusun Pasinan, Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, sudah tertangani dengan baik.

Ia berharap agar warga setempat maupun warga luar desa tidak melanggar himbauan yang sudah terpasang jelas di lokasi tersebut. Supardi juga menjelaskan warga akan siap membantu mengawasi lokasi tersebut dari pelaku yang membuang sampah sembarangan.

“Saya sebagai warga ikut senang karena sampah yang menumpuk di lokasi tepi sungai Dusun Pasinan, Desa Jatiwates sudah dibersihkan bersama-sama dengan pemerintah desa mapun dinas terkait. Ditambah sudah ada papan himbauan dilarang membuang sampah disini. Maka kami warga desa juga harus mentaati dan turut mengawasi,” tutup Supardi.

Berita Terkait