Putri Daerah Jombang Jadi Lulusan Kedokteran Terbaik di Universitas Brawijaya

Dokter muda asal Jombang, dr. Safira Kumala Sari yang berhasil meraih nilai tertinggi pada Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter periode Februari 2026. (Istimewa) 
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Seorang dokter muda asal Jombang, dr. Safira Kumala Sari, berhasil meraih nilai tertinggi pada Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter (UKMPPD) berbasis Computer Based Test (CBT) periode Februari 2026.

Dokter muda yang lahir pada tahun 2003 tersebut mencatatkan skor 98,00, sekaligus menjadi peraih nilai tertinggi di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Prestasi itu semakin melengkapi pencapaiannya setelah sebelumnya lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 dan predikat cum laude pada wisuda periode pertama tahun akademik 2024/2025.

Baca Juga

Ketua Program Studi Profesi Dokter FK UB, dr. Rodhiyan Rakhmatiar, menyampaikan bahwa Safira menjadi lulusan dengan capaian nilai CBT tertinggi pada pelaksanaan UKMPPD tahun ini.

“Dokter baru yang memperoleh nilai CBT UKMPPD tertinggi di FK UB adalah dr. Safira Kumala Sari dengan nilai 98,00,” ujarnya dalam laporan saat prosesi pengambilan sumpah dokter.

Safira merupakan putri dari pasangan Anjarwati dan Husnu Raji’in. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana kedokteran, ia melanjutkan pendidikan profesi hingga resmi menyandang gelar dokter.

Atas capaian tersebut, Safira mengaku bersyukur dan bangga. Menurutnya, keberhasilan meraih nilai tertinggi tidak terlepas dari kerja keras, disiplin belajar, serta dukungan keluarga yang selalu mendampinginya selama menempuh pendidikan.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan hasil terbaik pada UKMPPD tahun ini,” kata Safira pada Kamis (11/6/2026).

Ia menilai bahwa kelulusan dalam ujian kompetensi dokter bukan hanya sekadar pencapaian akademik, tetapi juga menjadi bukti dari proses panjang yang dijalani dengan penuh ketekunan dan pengorbanan.

Saat ini, Safira mengaku tengah menunggu penempatan program internship sebagai tahapan lanjutan sebelum menjalani praktik kedokteran secara mandiri.

“Sekarang saya masih menunggu penempatan internship. Saya ingin menerapkan ilmu yang sudah diperoleh selama masa pendidikan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.

Tidak berhenti sampai di situ, Safira juga memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang dokter spesialis. Namun, menurutnya, ada berbagai persiapan yang harus dilakukan sebelum mengambil langkah tersebut.

“Insyaallah ke depan saya ingin melanjutkan pendidikan spesialis. Tentu masih banyak hal yang perlu dipersiapkan dan dipelajari sebelum sampai ke tahap itu,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Safira menyampaikan apresiasi kepada para dosen, dokter pembimbing, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pendidikannya. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada kedua orang tuanya yang selalu mendukung setiap keputusan dan perjuangannya selama menempuh pendidikan kedokteran.

“Saya sangat berterima kasih kepada kedua orang tua saya yang selalu memberikan dukungan penuh dalam setiap langkah saya menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran UB,” katanya.

Selain itu, Safira berpesan kepada mahasiswa kedokteran yang masih menjalani pendidikan agar tidak ragu untuk aktif bertanya dan memperluas wawasan dari berbagai tenaga kesehatan maupun pembimbing yang ditemui selama proses belajar.

Secara tidak langsung, ia mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan setiap kesempatan belajar, baik dari dokter, dosen, perawat, bidan, apoteker, maupun senior yang memiliki pengalaman di bidang pelayanan kesehatan.

Kepada para peserta yang sedang mempersiapkan diri menghadapi UKMPPD, Safira juga memberikan motivasi agar tetap percaya diri dan tidak mudah menyerah.

“Semangat untuk teman-teman yang sedang berjuang menghadapi UKMPPD. Percayalah pada kemampuan diri sendiri, tetap tenang, fokus, dan jangan lupa berdoa,” pesannya.

Berita Terkait