Terlibat Bentrokan di Jombang, Belasan Anggota Perguruan Silat Ditetapkan Sebagai Tersangka

Ilustrasi tawuran.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Sebanyak 12 orang ditetapkan menjadi tersangka bentrokan dua perguruan silat di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Kepala Kepolisian Resor Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, belasan anggota dua perguruan silat yang terlibat bentrok sudah dilakunan penahanan, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan.

Baca Juga

“Yang periksa ada banyak, tapi yang ditetapkan tersangka ada 12 orang. Mereka sudah ditahan,” kata Kapolres, Selasa (2/3/2021) malam.

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

Menurut Agung, penetapan tersangka ini untuk memberikan efek jera kepada anggota perguruan silat, supaya tidak lagi ada bentrokan.

Selain itu polisi juga melayangkan surat ke masing-masing perguruan silat, agar memberikan edukasi kepada anggotanya.

“Kita proses semuanya dari kedua belah pihak, agar ada efek jera supaya tidak terulang lagi,” pungkas Agung.

Bentrokan dua perguruan silat terjadi di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Akibatnya beberapa orang luka dan pembakaran motor, pada Senin (1/3/2021) malam.

“Ada tiga orang korban (bentrokan antar dua perguruan silat). Satu masih dirawat di RSUD,” tutur Agung Setyo Nugroho.

Agung memjaskan, bentrokan dua perguruan silat di Jombang ini dipicu saling enjek antar kelompok pemuda.

“Awalnya saling ejek dan akhirnya terjadi bentrokan. Sampai ada pembakaran motor,” kata Kapolres.

TIMELINE BERITA

INSTAGRAM

Berita Terkait