Polisi di Jombang Dituding Tebang Pilih Tertibkan Prostitusi Tunggorono, Diduga Ada Setoran

Ilustrasi prostitusi.
Ilustrasi prostitusi.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Polisi dinilai tebang pilih dalam memberantas prostitusi yang berada di wilayah Tunggorono, Kabupaten Jombang. Hal ini dikeluhkan oleh masyarakat Kota Santri.

Menurut sumber KabarJombang.com yang namanya enggan disebutkan, bahwa di wilayah Tunggorono ada sekitar 21 orang mucikari prostitusi. Namun, polisi hanya mengamankan satu mucikari sekitar bulan Juni 2021 lalu.

Baca Juga

“Kita hanya ingin polisi adil tidak tebang pilih dalam penindakan, kok bisa yang diamankan hanya satu mucikari padahal ada sekitar 21-an mucikari. Kalau mau menindak ya tindak semua yang ada di komplek,” kata sumber menegaskan, Selasa (3/8/2021).

Dengan hanya diamankannya satu orang mucikari prostitusi di Tunggorono, Kabupaten Jombang, diungkapkannya mengindikasikan adanya tebang pilih dalam pemberantasan kasus jual beli perempuan kepada pria hidung belang.

“Kalau memang benar mau menegakkan hukum, kenapa yang lain masih aman dan masih berjalan praktek itu,” jelasnya.

Oknum Penegak Hukum Diduga Terima Setoran

Masih maraknya praktek prostitusi di Tunggorono, Kabupaten Jombang dikatakan sumber, karena adanya dugaan setoran kepada oknum petugas untuk pengamanan rumah prostitusi yang ada.

“Saya kebetulan tidak ada bukti, tapi banyak yang bilang ada sejumlah uang yang harus disetor sebanyak Rp 2 juta kepada oknum. Kebetulan memang yang diamankan itu saya bilang ke dia kalau gak ada ya gak usah jangan dipaksa, karena mereka juga ada kebutuhan lain seperti rumah itu juga bayar sewa. Apa benar karena itu sehingga satu orang itu diamankan,” tutur dia.

Jika tujuan dari penegak hukum untuk membersihkan praktek prostitusi di Tunggorono, dia berharap dijalankan secara menyeluruh dan tidak terkesan tebang pilih.

“Jangan tebang pilih, kalau memang tujuannya penegakkan hukum ditujukan ke komplek, ya sudah semua silahkan diamankan jangan hanya satu orang yang seperti sudah ditunjuk sedangkan 20 mucikari masih tetap bekerja,” katanya memungkasi.

Iklan Bank Jombang 2024

TIMELINE BERITA

Berita Terkait