Misterius! Tiga Laptop SDN di Jombang Raib Tanpa Jejak Pembobolan

Foto: Lemari penyimpanan laptop yang diduga menjadi sasaran pencurian. (Istimewa/KabarJombang)
  • Whatsapp

PLANDAAN, KabarJombang.com – Aksi pencurian misterius terjadi di lingkungan pendidikan Kabupaten Jombang. Tiga unit laptop milik SDN Jatimlerek 2, Kecamatan Plandaan, dilaporkan hilang tanpa adanya tanda-tanda kerusakan pada bangunan sekolah, Rabu (29/4/2026) pagi. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Kapolsek Plandaan, AKP Sartono, membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap kasus ini.

Baca Juga

“Benar, ada laporan pencurian tiga laptop di SDN Jatimlerek 2. Kami sudah melakukan olah TKP dan saat ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh para guru yang datang ke sekolah sekitar pukul 06.30 WIB. Saat tiba, kondisi lingkungan sekolah terlihat normal tanpa hal mencurigakan.

Namun, kejanggalan muncul saat guru memasuki ruang kantor. Tiga lemari di dalam ruangan ditemukan dalam keadaan terbuka.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Jatimlerek 2, Riduwan, menjelaskan bahwa lemari tersebut berisi arsip, perangkat LCD proyektor, serta sejumlah perangkat elektronik seperti laptop dan chromebook.

“Awalnya tidak ada yang mencurigakan. Tapi setelah masuk ke ruang kantor, guru melihat tiga lemari sudah terbuka,” jelasnya.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui tiga unit laptop hilang dari lemari kaca yang sebelumnya menyimpan empat laptop dan delapan chromebook. Sementara barang lainnya masih utuh.

“Yang hilang hanya tiga laptop, sedangkan barang lain masih ada,” tambah Riduwan.

Menariknya, tidak ditemukan bekas kerusakan pada pintu maupun jendela sekolah. Seluruh akses terlihat dalam kondisi utuh, sehingga diduga pelaku masuk menggunakan kunci.

“Tidak ada bekas kerusakan. Kemungkinan pelaku masuk lewat pintu depan, bisa menggunakan kunci T atau memiliki kunci cadangan,” ungkapnya.

Upaya pengungkapan kasus juga terkendala tidak berfungsinya kamera pengawas. CCTV yang terpasang di sekolah tidak merekam kejadian karena mengalami kerusakan pada memori.

“CCTV tidak merekam karena memorinya rusak,” pungkasnya.

Berita Terkait