Menu Udang Diduga Jadi Penyebab Siswa Keracunan MBG di Kabuh Jombang

Kondisi peserta didik SMPN 1 Kabuh ketika mendapatkan perawatan oleh tim medis akibat diduga keracunan menu MBG. (Istimewa/KabarJombang)
  • Whatsapp

KABUH, KabarJombang.com- Puluhan siswa SMP Negeri 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, berdasarkan data sementara diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kepala SPPG Kabuh Mangunan, Cakra Riski Vortuna, menduga olahan udang dalam menu MBG menjadi penyebab, meski kepastiannya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Para siswa mulai merasakan keluhan pada Rabu (2/9/2026) malam, beberapa jam setelah menyantap MBG. Mereka mengalami mual, muntah hingga diare dan mulai berdatangan ke Puskesmas Kabuh pada Kamis (3/9/2026).

Baca Juga

“Kalau penyebabnya kami curiga menduga kalau keracunan berasal dari udangnya,” ujar Cakra, Kamis (3/9/2026).

Menu MBG yang diberikan kepada siswa SMPN 1 Kabuh, Rabu (2/9/2026) terdiri atas udang saus Padang, pepaya, sayur tumis, dan tahu. Menurut Cakra, dari 19 sekolah yang dilayani SPPG Mangunan Kabuh, laporan keluhan hanya berasal dari SMPN 1 Kabuh.

“Iya, yang mengeluhkan karena keracunan hanya SMPN 1 Kabuh. Total penerima manfaat untuk sekolah tersebut 689 dan tidak semuanya mengalami hal tersebut,” jelasnya.

Cakra mengatakan SPPG Mangunan Kabuh melayani 19 sekolah dengan total 2.899 penerima manfaat. Ia juga memastikan bahan makanan yang digunakan telah diterima sehari sebelum dimasak dan proses pengolahannya mengikuti petunjuk teknis serta SOP.

“Kalau untuk bahannya sudah sesuai juknis karena datangnya H-1, kemudian untuk memasaknya sudah sesuai SOP-nya, tidak melebihi batas sewajarnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Kabuh, dr. Sri Mustikaning B.S., mengatakan jumlah siswa yang terdampak masih berupa data sementara. “Sementara saat ini data yang kami peroleh berjumlah 62 siswa yang terdampak,” ujarnya.

Ia menyebut para siswa mengalami keluhan mual, muntah hingga diare. Gejala tersebut dinilai menyerupai keracunan makanan.

“Keluhan siswa-siswi dirasakan mulai hari ini tadi, mereka mengeluhkan mual, muntah, hingga diare, seperti selayaknya keracunan makanan,” ucapnya.

Observasi dan pemeriksaan laboratorium masih dilakukan untuk memastikan penyebabnya. Pemeriksaan tersebut untuk mengetahui apakah keluhan siswa berkaitan dengan udang atau bumbu yang digunakan dalam menu MBG.

“Saat ini masih dilakukan observasi dari lab untuk mengetahui penyebabnya, apakah udangnya ataukah bumbunya, karena sebelumnya ketika dimasak yang bagian masak mengucapkan udangnya tidak bau,” pungkas Cakra Riski Vortuna.

Berita Terkait