JOMBANG, KabarJombang.com – Aktivitas operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang mulai menunjukkan perkembangan. Salah satu yang telah beroperasi adalah KDKMP Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, yang mulai menjalankan kegiatan usahanya sekitar dua minggu setelah mendapat pendampingan dari PT Agrinas.
Kepala Desa Sambongdukuh, Khairur Roziqin, mengatakan bahwa seluruh aktivitas operasional gerai koperasi saat ini berjalan dengan dukungan dari pihak Agrinas. Menurutnya, berbagai kebutuhan operasional telah difasilitasi oleh perusahaan pendamping tersebut.
“Alhamdulillah, untuk operasional gerai saat ini mendapat dukungan penuh dari Agrinas. Namun, pada tahap awal pengurus masih menalangi biaya perubahan instalasi listrik dari meteran lama ke sistem token,” ujarnya.
Roziqin menjelaskan, biaya yang telah dikeluarkan pengurus koperasi untuk kebutuhan listrik tersebut nantinya akan diajukan penggantian kepada pihak Agrinas. Ia menambahkan bahwa biaya operasional selanjutnya juga akan menjadi tanggung jawab perusahaan pendamping.
Secara tidak langsung, ia menyampaikan bahwa hingga kini kebutuhan konsumsi listrik bulanan koperasi belum dapat dihitung secara pasti karena token listrik yang dibeli sejak awal operasional masih mencukupi dan belum habis digunakan.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Mojokerto, Muhammad Syafdinnur, mengungkapkan bahwa PLN telah menyiapkan dukungan kelistrikan bagi seluruh KDKMP yang beroperasi di wilayah Jombang. Setiap gerai, katanya, mendapatkan sambungan listrik dengan kapasitas daya sebesar 16.500 VA.
“Kami telah menyediakan infrastruktur kelistrikan untuk masing-masing KDKMP dengan daya 16.500 VA agar operasional dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Ia menuturkan, dari 80 lokasi KDKMP yang masuk tahap pertama program di Kabupaten Jombang, sebanyak 77 titik telah mendapatkan sambungan listrik. Sementara tiga lokasi lainnya masih dalam proses penyelesaian.
Menurut Syafdinnur, capaian pemasangan jaringan listrik untuk KDKMP di Jombang menjadi salah satu yang tertinggi di wilayah kerja PLN UP3 Mojokerto. Bahkan, PLN juga melakukan pengembangan jaringan di sejumlah lokasi yang membutuhkan tambahan infrastruktur.
Ia menjelaskan bahwa setelah titik lokasi koperasi ditetapkan, PLN segera melakukan pembangunan jaringan sehingga proses pemasangan meteran dapat dilakukan begitu lokasi siap digunakan.
Lebih lanjut, PLN memastikan akan terus menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh gerai KDKMP. Adapun pengelolaan kegiatan operasional koperasi di luar aspek kelistrikan menjadi tanggung jawab pihak Agrinas bersama pengurus koperasi setempat.
“Kami fokus memastikan pasokan listrik tetap andal dan berkelanjutan. Untuk pengelolaan operasional koperasi menjadi kewenangan pihak Agrinas dan pengelola KDKMP,” pungkasnya.
Dengan dukungan infrastruktur yang terus disiapkan, keberadaan KDKMP di Kabupaten Jombang diharapkan dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.









