by

Warga Karobelah Gempar, Tiga Anak Kecil Ditemukan Meninggal, Sang Ibu Kritis

KABARJOMBANG.COM – Keheningan warga Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, mendadak pecah, saat ditemukan ibu muda bersama ketiga anaknya tergeletak di lantai kamar mandi rumahnya di Dusun Sambilanang, desa setempat, Senin (15/1/2018) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolsek Mojoagung, Kompol Khairuddin mengatakan, saat ditemukan, kondisi ketiga anaknya meninggal, sementara sang ibu dalam kondisi kritis. Korban yang meninggal yakni SM anak laki-laki berusia 6 tahun, BV anak perempuan berusia 4 tahun, sedangkan UF anak perempuan yang masih berusia 4 bulan. Sementara sang ibu berinisal ESA (26) masih kritis.

“Disamping korban, juga ditemukan botol obat serangga yang masih terbuka. Sementara isinya tersisa sekitar 2/3,” ungkapnya, (Senin 16/1/2018) pagi.

Kompol Khairuddin menceritakan peristiwa tragis tersebut, sebelum kejadian, sekitar Jam 21.00 WIB, Fakihhudin alias Gus Din (55), warga Dusun Rejoslamet, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, meminta santrinya Sholikul Hadi Sholeh (25), membelikan nasi dan ayam goreng, untuk dikirim ke rumah ESA yang berada di Dusun Sambilanang, Desa Karobelah.

Setibanya lokasi, rumah ESA dalam kondisi lengang. Disitu, Sholikul bertemu dengan adik korban bernama Nurus Shobikhah (20) yang kebetulan keluar dari rumahnya. Karena sepi, Sholikul menanyakan kemana sang penghuni rumah ke Nurus. “Saat itu, terdengar suara batuk dari belakang rumah,” kata Kompol Khairuddin.

Terdengar suara seseorang batuk, buru-buru keduanya mencari sumber suara, dan ditemukan jika suara tersebut dari dalam kamar mandi yang terkunci. Curiga terjadi sesuatu, Sholikul membuka secara paksa pintu kamar mandi. Kaget bukan kepalang, saat pintu sedikit terbuka, terlihat kaki tergeletak di dalam kamar mandi.

Dengan gemetar dan perasaan berkecamuk, Solikul kemudian lari menuju pondok untuk memberitahu Fakihhudin, jika korban pingsan di kamar mandi. Sementara Nurus, keluar rumah untuk meminta bantuan ke warga sekitar.

Fakihhudin pun kemudian meminta santrinya itu kembali ke rumah korban untuk memastikan kondisinya. Bersamaan dengan itu, Nurus yang sudah bersama warga yang datang kemudian membuka kamar mandi.

“Saat itulah, ternyata korban bersama ketiga anaknya tergeletak di lantai di dalam kamar mandi. Setelah diperiksa, ketiga anak korban sudah tak bernyawa. Sementara korban dalam kondisi kritis,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya masih mendalami kasus ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi-saksi, guna mengetahui penyebab pasti peristiwa berujung maut tersebut. “Selain itu, kita juga menyita barang bukti berupa 1 obat serangga jenis Baygon ukuran 600 ml, dengan isi tinggal 2/3, dua buah Handphone milik korban ESA,” pungkas Kompol Khairuddin. (aan/rief)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya