KUDU, KabarJombang.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi meluncurkan komunitas Ruang Maju Bersama Made (Rumah Made) di Balai Desa Made, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang.
Peresmian Selasa (4/8/2026)) tersebut merupakan rangkaian Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang telah berlangsung hingga Oktober 2026.
Program pengabdian masyarakat ini mengusung tema besar ‘Sendang Made, Optimalisasi Potensi Wisata Sejarah-Budaya Desa Made Berbasis Community Based Tourism Menuju Pariwisata Berkelanjutan’.
Melalui inisiatif ini, mahasiswa bertekad mendampingi masyarakat setempat dalam mendongkrak potensi wisata sejarah dan budaya agar mampu bersaing di kancah yang lebih luas.
Ketua Pelaksana Rumah Made, Abizar Ruzbihan Fahmi, menjelaskan Rumah Made dibentuk sebagai wadah kolaborasi erat antara civitas akademika dan masyarakat Desa Made, khususnya generasi muda.
”Harapannya, melalui komunitas Rumah Made ini kita dapat bersinergi antara pihak Unesa dan juga Desa Made sendiri, terutama para pemuda-pemudi Desa Made,” ujar Abizar.
Menurutnya, kedepan dari komunitas Rumah Madi ini dapat membangun atau mem-branding dari wisata Sendang Made.
“Selama ini wisata Sendang Made yang kita ketahui perlu adanya branding yang lebih kuat. Saat ini Sendang Made itu masih kurang di dalam branding-nya, baik di media sosial maupun di platform digital,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, terdapat tiga fokus program yang nantinya akan dijalankan komunitas rumah made, yang baru saja dibentuk tersebut, diantaranya.
Pengembangan website & media sosial, untuk membangun pusat informasi digital khusus untuk mempromosikan Sendang Made dan potensi desa.
Selanjutnya pemberdayaan karang taruna, yang melibatkan secara aktif pemuda desa dalam pengelolaan dan pelatihan pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism).
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana PPK Ormawa BEM Fisipol Unesa, Anis Fitria menyampaikan apresiasi sekaligus memotivasi para pemuda setempat agar aktif berkontribusi.
”Harapannya dengan diciptakannya Rumah Made ini, supaya bisa menjadi wadah untuk para pemuda-pemudi Made berkontribusi secara besar kepada kemajuan Desa Made, khususnya di Sendang Made itu sendiri,” tutur Anis Fitria.
Sementara itu, Camat Kudu, Khoirul Huda memberikan apresiasi tinggi atas gebrakan inovatif yang dihadirkan mahasiswa Fisipol Unesa.
”Yang jelas, hari ini adik-adik mahasiswa punya gebrakan atau sebuah inovasi berupa Komunitas Rumah Made yang ada di Kecamatan Kudu, khususnya di Desa Made. Intinya, Made ini yang terkenal adalah Sendang Made-nya. Harapan kami juga Sendang Made ini bisa bersaing di tingkat yang lebih tinggi lagi agar bisa dikenal luas,” tegas Khoirul Huda.
Ia juga berpesan agar para mahasiswa benar-benar mendedikasikan ilmu mereka secara maksimal kepada generasi muda di Desa Made, serta memastikan keberlanjutan program ini agar tidak berhenti sebatas seremonial pembukaan saja.
Setelah peresmian Rumah Made, acara dilanjutkan dengan pelatihan pengembangan wisata Sendang Made. Yang diisi Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Dinas Pemuda, Pariwisata, dan Olahraga (Disporapr) Kabupaten Jombang, Novi Hastuti Purwitasari.









