Menikmati Wedang Tape Mbah Kusen, Khas Jogoroto Jombang 

Mbah Kusen saat menjajakan wedang tapenya di Jalan Raya Jogoroto. (Daniel Eko).
  • Whatsapp

JOGOROTO, KabarJombang.com – Wedang tape, mendengar namanya saja serasa mengecap ciri khas rasa tape dipadu nikmatnya kuah wedang. Minuman unik ini diberi nama pemiliknya tape combor dengan sajian tape buatan sendiri hasil fermentasi dengan kuah manis legit.

Walaupun era modern seperti ini banyak menjamurnya junkfood atau fastfood. Wedang tape ini mampu bertahan ditengah masyarakat. Walaupun hanya diminati atau dilirik masyarakat usia dewasa.

Baca Juga

Wedang Tape ini dijajakan Mbah Kusen (70) di Jalan Raya Jogoroto, Jombang, dan biasanya mangkal di sebrang jalan SMAN Jogoroto. Wedang tape yang disajikan bukan dalam keadaan panas maupun dingin akan tetapi kuah wedang dalam keadaan sedang atau normal.

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

Berbalut khas kesederhanaan, tape tradisional berbahan singkong ini memiliki cita rasa yang berbeda dengan lainnya. Selain memiliki tekstur yang lembut ada juga yang sedikit keras. Tape ini rasanya lebih sedikit manis dibandingkan rasa asamnya.

Sementara kuah yang disuguhkan lebih dominan rasa manis hampir memiliki rasa seperti legen. Ketika tape dipadukan kuah rasanya segar dan maknyus. Cocok disantap ketika suasana terik.

“Tape ini buatan tangan istri saya, kemudian saya yang menjualkannya. Kalau untuk bahan dasarnya ini singkong yang sudah dikupas dan dibersihkan, dimasak kemudian diberikan ragi,” tutur kakek yang beralamat di Desa Ngumpul, Jogoroto.

Tak perlu khawatir bagi anda yang menginginkan wedang tape ini. Sebab Mbah Kusen berjualan setiap hari mulai pagi hingga siang atau sore hari, tergantung ketersedian tapenya.

“Satu porsi ini seharga Rp 2.500 bisa diminum di tempat atau bisa dibungkus. Saya jualanya tiap hari, hanya keliling sisi saja kok. Kadang ya memang berhenti di depan SMA Jogoroto sini”terangnya.

 

Berita Terkait