Menikmati Lumpia Basah Bandung di Jombang

Seporsi lumpia basah Bandung Mas Al di Jalan Adityawarman Jombang. (DianaKN).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com- Lumpia basah merupakan penganan khas Jawa Barat khususnya Bandung. Tak perlu jauh-jauh jika penasaran dengan rasanya, karena di Jombang kini ada yang berjualan.

Lapak lumpia basah bandung Mas Al milik Ahmad (34) asal warga Wonogiri, Jawa Tengah di Jalan Adityawarman Jombang (depan masjid) ini tergolong baru yang dibukanya berjalan dua bulan ini.

Baca Juga

Karena tak lagi menjadi juru masak di kafe tempatnya ia bekerja. Maka diputuskannya mencoba memasarkan salah satu penganan khas Bandung tersebut.

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

“Awalnya dulu kerja di kitchennya salah satu kafe di Bogor, pas istirahat atau lagi kosong teman sering ajak bikin lumpia basah. Kemudian pas disana jajannya juga lumpia basah. Jadi tahu cara bikinnya dan ide awalnya muncul darisana,”tuturnya pada KabarJombang.com Minggu (28/3/2021).

Lebih lanjut Ahmad mengatakan, saat memutuskan berjualan karena terdampak pengurangan karyawan di salah satu kafe di Jombang, dirinya lantas berjualan lumpia basah.

“Karena pandemi kemarin ini saya kena pengurangan karyawan di salah satu kafe di Jombang. Terus mikir gimana caranya bisa hasilkan uang sambil nunggu dipanggil lagi. Akhirnya mutusin jualan lumpia basah meskipun awalnya ragu karena termasuk makanan yang belum ada di Jombang,”tambahnya.

Berbeda dengan lumpia pada umumnya, lumpia basah Bandung mempunyai tekstur yang basah. Dengan kulit yang tipis diberikan isian telur, kecambah, olahan bengkuang dan cara menikmatinya pun berbeda karena dengan menggunakan sumpit.

“Seporsi saya jual Rp 7 ribu kalau di Bogor masih Rp 9 ribu.Tapi dua tahun yang lalu sih, gatau kalau sekarang. Pesennya bisa disesuaikan pedesnya, kalau mau yang pedes banget ya silahkan,”terang mantan juru masak yang sudah berada di Jombang sudah dua tahun ini.

Karena tergolong penganan baru, hal ini dirasakan oleh Ine (40) warga Hayam Wuruk Jombang yang baru pertama kali membeli lumpia basah tersebut karena menjawab rasa penasarannya.

“Baru pertama kali beli, pas lewat kok lihat ada yang jual ini apa ya jadi penasaran. Akhirnya tadi berhenti dan beli,”pungkasnya .

 

 

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait