Mencicipi Kuliner Modern, di Tengah Sawah Kesamben Jombang

Rumah makan di pojok Dusun Dero, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang. (Anggraini).
  • Whatsapp

KESAMBEN, KabarJombang.com- Dusun Dero, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. ternyata memiliki beragam kulinernya.

Kuliner yang keberadaannya di tengah sawah ini menjadi keunikan dan kekhasan sendiri dari warung makan Pawon Yuk Queen. Ini diadopsi seorang pasangan suami istri (Pasutri) dari hasil merantaunya di Lombok, NTB.

Baca Juga

“Motivasi saya mendirikan rumah makan di tengah sawah ini belajar waktu masih di Lombok dulu. Soalnya di Lombok itu kan rumah makannya di tengah sawah semua, kemudian saya balik ke Jombang sini ternyata masih ada tanah saya yang kosong. Ya sudah saya coba dirikan rumah makan,” kata pemilik Pawon Yuk Queen, Arif saat ditemui di rumah makannya, Minggu (4/4/2021).

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

Sebelumnya, usaha kuliner ini sudah lama dilakoni Arif dan sang istri. Namun masih berbasis online. Seiiring berjalannya waktu, para pelanggannya banyak yang bertanya lokasi rumah makan sehingga ia berinisiatif membangun rumah makan yang baru berjalan sebulan ini.

“Pertama, kami dulu itu buka online saja, kemudian online lancar. Waktu itu banyak yang tanya kalau datang makan di tempat bisa atau tidak, dan akhirnya kami putuskan untuk bangun ini,” ungkap laki-laki berusia 35 tahun ini.

Untuk menu andalan yang ditawarkan yakni ayam kampung bakar. Selain itu ada menu lain juga mulai dari nasi goreng, capjai, nasi goreng selimut, gurami bakar dan goreng, nila bakar dan goreng, serta  paket lele. Sedangkan untuk harga dibandrol mulai harga Rp 10 ribu hingga Rp 35 ribu.

“Alhamdulillah sejauh ini usaha kami lancar dan untuk per harinya penjualan kami sudah mencapai 40 orang lebih. Pelanggan kami juga sudah ada yang dari Nganjuk, Surabaya kemarin,” ujarnya.

Rumah makan ini buka setiap hari pukul 10.00 WIB, khusus hari Minggu buka setiap pukul 09.00 WIB dan tutup setiap pukul 20.00 WIB.

“Kami juga menerima pesanan seperti nasi kotak, tumpeng, prasmanan, catering dan lain-lain, “kata Aif lagi.

Suasana persawahan disertai hembusan angin di sekitar rumah makan ini menjadi selera makan semakin tergugah, apalagi saat sore hari. Dengan suguhan keramaian dan lalu lalang kendaraan di tol pun turut menjadi hiburan tersendiri dari kepenatan situasi perkotaan.

 

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait