MOJOAGUNG, KabarJombang.com – Hampir satu bulan menjalani kegiatan belajar, para siswa Sekolah Rakyat yang berlokasi di SKB Mojoagung Kabupaten Jombang masih mengenakan seragam dari sekolah asal masing-masing. Kebutuhan konsumsi pun sementara ini masih mengandalkan layanan katering, lantaran fasilitas dapur belum tersedia.
Kepala Sekolah Rakyat Jombang, Andik Minarto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini seragam siswa maupun perlengkapan dapur belum diterima pihak sekolah. Namun, berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial (Kemensos), bantuan tersebut dijadwalkan tiba pada pekan ini.
“Insya Allah minggu ini sudah mulai turun, sesuai dengan kebutuhan siswa-siswi,” ujarnya.
Menurutnya, sebanyak 100 siswa akan menerima seragam sekolah secara gratis, mulai dari seragam nasional merah putih, seragam pramuka, hingga perlengkapan lainnya.
Pengukuran telah dilakukan sebelum tahun ajaran baru dimulai pada 14 Juli lalu, sehingga seragam yang akan diberikan sudah sesuai dengan ukuran masing-masing siswa.
Selama fasilitas dapur belum beroperasi, pihak sekolah bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mojoagung untuk penyediaan katering.
“Dengan sistem ini, siswa tetap mendapatkan makanan secara rutin meski fasilitas dapur dan tenaga masak belum memadai,” jelas Andik.
Ia menambahkan, meskipun saat ini telah tersedia satu orang juru masak, jumlah tersebut belum mampu melayani kebutuhan makan seluruh siswa.
“Sebenarnya sudah ada satu juru masak yang bertugas memenuhi kebutuhan makanan seluruh siswa di Sekolah Rakyat. Namun, tidak mungkin bisa memenuhi kebutuhan makanan sejumlah 100 siswa-siswi,” paparnya.
Juru masak yang ada bertugas mengatur menu, memeriksa kualitas makanan, dan memastikan kesesuaian hidangan yang disajikan kepada siswa. Proses penyajian dilakukan tiga kali sehari, yakni pada pagi, siang, dan malam hari.









