Kemensos Tugaskan Tujuh Relawan di Sekolah Rakyat Jombang, Kebutuhan Tenaga Dapur Masih Belum Terpenuhi

Foto : kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Jombang. (Istimewa/KabarJombang).
  • Whatsapp

MOJOAGUNG, KabarJombang.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia telah menugaskan tujuh relawan untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Satuan Pendidikan Non formal Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Kepala Sekolah Rakyat Jombang, Andik Minarto, menjelaskan bahwa tujuh personel tersebut terdiri dari empat petugas keamanan dan tiga petugas kebersihan, yang seluruhnya berasal dari unsur relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Baca Juga

“Seluruh personel telah mulai menjalankan tugasnya masing-masing sesuai dengan penempatan,” ujar Andik.

Kendati demikian, Andik menyampaikan bahwa aspek layanan dapur masih mengalami kekurangan tenaga. Saat ini, hanya tersedia satu juru masak yang ditugaskan oleh Kemensos, padahal jumlah siswa yang harus dilayani mencapai sekitar 100 orang dengan kebutuhan konsumsi tiga kali sehari.

“Kapasitas satu orang juru masak tidak memadai untuk melayani kebutuhan makan seluruh siswa,” terangnya.

Sebagai solusi sementara, pihak sekolah bekerja sama dengan warga Desa Mancilan untuk penyediaan makanan. Juru masak yang ada saat ini berperan dalam merancang menu serta berkoordinasi dengan warga yang membantu proses memasak dan pendistribusian makanan kepada siswa.

“Warga sangat membantu dalam pengadaan makanan, mulai dari memasak hingga penyaluran kepada para siswa,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lanjutan dari Kemensos terkait rencana penambahan tenaga dapur maupun pengadaan sarana pendukung lainnya.

“Kami masih menunggu kebijakan dan arahan berikutnya. Namun secara kebutuhan, satu juru masak tentu sangat tidak mencukupi,” tutup Andik.

Berita Terkait