IPNU IPPNU Jombang Tebar Kebahagiaan di Panti Asuhan Al-Hasan Diwek, Tinggalkan Kenangan Indah

Foto : Keseruan goes to panti yang diadakan IPNU IPPNU dan Kelas Inspirasi Jombang. (Kevin Nizar)
  • Whatsapp

DIWEK, KabarJombang.com – Suasana Minggu (10/8/2025) pagi di Panti Asuhan Al-Hasan, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang terasa berbeda dari biasanya. Di halaman panti, anak-anak berlarian dengan wajah ceria, menyambut tamu-tamu yang datang membawa energi positif.

Hari itu, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jombang menggelar kegiatan ‘Goes to Panti’ dengan tema Bertumbuh, Berdaya, Berkarya.

Baca Juga

Udara pagi yang hangat semakin lengkap dengan tawa riang anak-anak ketika acara dibuka oleh pertunjukan pantomim dari Alfan Tomim. Dengan kostum sederhana, gerakan penuh ekspresi, dan mimik wajah lucu, Alfan mampu membuat seluruh mata tertuju padanya.

Beberapa anak tertawa terpingkal-pingkal, bahkan ada yang sampai bertepuk tangan keras setiap kali aksi lucu ditampilkan. “Lucu sekali, aku sampai sakit perut ketawa,” celetuk salah satu anak sambil menahan tawa.

Setelah tawa mereda, suasana berganti menjadi momen kreatif. Anak-anak diajak membuat kerajinan tangan flower pencil bersama Ike Norawati. Karpet dipenuhi kawat bulu warna-warni, double tip, dan pensil. Ike dengan sabar membimbing setiap anak merangkai bunga di ujung pensil mereka.

Bagi sebagian anak, ini adalah pengalaman pertama membuat kerajinan seperti ini. “Kalau ada yang salah, nggak apa-apa, yang penting senang membuatnya,” ujar Ike sambil tersenyum. Ketika hasil karya mulai terbentuk, sorot bangga terlihat di mata mereka.

Tidak berhenti di situ, keriuhan kembali pecah saat lomba estafet sarung dan estafet karet digelar. Sorakan menggema di halaman. Anak-anak berusaha secepat mungkin menyelesaikan permainan, meskipun tak jarang sarung terlepas atau karet jatuh sehingga mengundang gelak tawa penonton.

Ketua PC IPNU Jombang, M. Syahrul Munir, menuturkan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian dan semangat berbagi dari para pelajar NU untuk para anak-anak yang diistimewakan tersebut.

“Kegiatan ini kami harap bisa memotivasi adik-adik di panti agar tetap semangat belajar dan menggapai mimpi mereka. Kami juga belajar dari mereka, bahwa kebahagiaan bisa datang dari hal-hal sederhana seperti kebersamaan,” ujarnya dengan nada penuh harap.

Ia menambahkan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan ruang untuk bertumbuh bersama.

“Kami datang bukan hanya untuk menghibur, tapi juga untuk mendengar cerita mereka, bermain bersama, dan merasakan langsung semangat yang mereka miliki. Tema Bertumbuh, Berdaya, Berkarya bukan hanya slogan, tapi harapan agar semua yang terlibat, baik panitia maupun anak-anak panti, bisa saling menguatkan,” katanya.

Bagi anak-anak panti, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam. Rizky (10), salah satu penghuni Panti Asuhan Al-Hasan, mengaku sangat senang dengan acara ini.

“Aku paling suka waktu lomba estafet sarung, seru banget walau kalah. Terus senang bisa bikin pensil bunga, nanti mau aku pakai buat sekolah. Terima kasih kakak-kakak sudah datang, rasanya kayak punya banyak teman baru,” ungkap anak tersebut.

Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada seluruh anak panti. Saat sesi foto bersama, beberapa anak terlihat enggan melepaskan pelukan dari para panitia, seolah ingin mempertahankan momen hangat itu lebih lama.

Menurut, Ilham selaku ketua panitia kegiatan Goes to Panti ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar komunitas dan organisasi kepemudaan bisa menciptakan pengalaman yang bukan hanya menghibur, tetapi juga membangun rasa percaya diri, kebersamaan, dan semangat untuk terus berkarya.

“Di tengah rutinitas yang kadang terasa berat, hari itu Panti Asuhan Al-Hasan mendapatkan suntikan energi kebahagiaan yang akan dikenang lama,” pungkasnya.

Berita Terkait