Sego Tumbu Mbok Lia Jombang, Wujud Pemanfaatan Lingkungan

Sego tumbu Mbok Lia. (Foto: Istimewa).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com- Dalam era globalisasi saat ini, banyak masyarakat yang tidak bisa lepas dari ketergantungannya menggunakan bahan plastik. Demikian ini berbeda dengan Lia, seorang pemilik Sego Tumbu yang ada di Jalan RA. Kartini, Kaliwungu, Jombang.

Sego Tumbu Mbok Lia ini baru diekspost ke publik awal Mei 2020 ini. Sebelumnya hanya katering biasa, dengan harga anatara Rp 15 ribu sampai Rp 22,5 ribu per porsi.

Baca Juga

“Untuk menu yang dijual sejauh ini tergantung dari permintaan pelanggan, tapi yang paling laris urap-urap dan geprek,” kata Lia diwarung Sego Tumbu, Minggu (30/8/2020).

Sego Tumbu Mbok Lia ini sudah lama diminati dari kalangan Gereja dan RSUD Jombang.

Sementara itu, Lia juga bekerjasama dan saling membantu antar para pengrajin Tumbu yang ada di Ploso dan Ngoro, Jombang.

Kerjasama ini dilakukan karena hasil dari tumbu yang selesai digunakan bisa dimanfaatkan pembeli untuk digunakan tempat pot tanaman atau wadah rempah-rempah dan lain sebagainya.

Menurut Lia, kemasan tumbu digunakan sebagai bentuk pemanfaatan ramah lingkungan dan melestarikan tradisi pendahulu. Sehingga, segi rasa akan berpengaruh dari tumbu tersebut.

“Karena dengan menggunakan tumbu ini akan mengurangi sampah dan lebih menyehatkan daripada menggunakan plastik atau strefom. Dedaunan juga masih banyak seperti daun jati yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Lia berharap masyarakat agar tidak terlalu menggantungkan penggunaan plastik sehingga udara atau oksigen yang bersih bisa terus dihirup, khususnya di Kabupaten Jombang.

“Saya ingin masyarakat Jombang, sama-sama menyadari untuk lebih bisa memanfaatkan lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik apalagi saat pandemi seperti ini, menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” tandasnya.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait