JOMBANG, KabarJombang.com – Pemerintah Kabupaten Jombang resmi memberlakukan kebijakan work from home (WFH) setiap Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini tak sekadar fleksibilitas kerja, tetapi juga menjadi instrumen untuk menguji produktivitas sekaligus menekan pemborosan anggaran.
ASN didorong menggunakan transportasi ramah lingkungan seperti kendaraan listrik, transportasi umum, hingga sepeda sebagai bagian dari upaya menekan polusi udara dan kemacetan.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800.1.5/2045/415.10/2026 yang mengatur pelaksanaan tugas kedinasan berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pemkab Jombang menargetkan perubahan pola kerja ASN dari sekadar hadir di kantor menjadi berbasis kinerja dan hasil.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menegaskan bahwa WFH bukan ruang untuk bersantai, melainkan mendorong ASN lebih adaptif dan akuntabel.
“WFH setiap Jumat diharapkan mendorong ASN bekerja berbasis output. Bukan lagi sekadar kehadiran, tetapi hasil kerja yang terukur,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Sebagai langkah konkret efisiensi, Pemkab Jombang juga memangkas perjalanan dinas hingga 50 persen untuk dalam negeri dan 70 persen untuk luar negeri. Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat pengetatan belanja sekaligus komitmen terhadap isu lingkungan.
Namun, di tengah penerapan WFH, Pemkab memastikan pelayanan publik tidak boleh terganggu. Sejumlah sektor vital seperti kecamatan, desa/kelurahan, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dispendukcapil, DPMPTSP, rumah sakit, puskesmas, hingga sektor pendidikan dan perhubungan tetap bekerja penuh dari kantor.
ASN yang menjalankan WFH tetap wajib presensi melalui aplikasi Udamas dan harus siap dipanggil sewaktu-waktu. Evaluasi berkala setiap dua bulan juga akan dilakukan untuk mengukur efektivitas kebijakan ini terhadap kinerja birokrasi.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Jombang, Adi Prasetyo, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak bisa disalahartikan sebagai kerja bebas.
“WFH berbeda dengan work from anywhere. ASN tetap bekerja dari rumah, bukan dari lokasi lain,” tegasnya.









