JOMBANG, KabarJombang.com – Penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali menjadi sorotan. Hingga pertengahan November 2025, tiga posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) masih belum memiliki pejabat definitif. Kondisi ini muncul setelah gelombang mutasi besar-besaran yang dilakukan Pemkab beberapa waktu lalu.
Adapun jabatan yang masih lowong meliputi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Untuk menghindari terhambatnya pelayanan, Bupati Jombang Warsubi menunjuk sejumlah pelaksana tugas (Plt). Kepala BKPSDM Jombang, Anwar, menegaskan bahwa penunjukan Plt bersifat sementara hingga pejabat definitif ditetapkan.
“Untuk DPMD, posisi Plt dipegang oleh Sudiro Setiono. Sementara di DPMPTSP, Joko Triono tetap melanjutkan peran Plt. Adapun Saiful Anwar, yang saat ini menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dipercaya sebagai Plt Kepala Perkim,” jelasnya pada Kamis (20/11/2025).
Anwar menjelaskan bahwa rangkaian mutasi belum selesai. Pemkab Jombang bahkan sudah menyiapkan tahap ketiga rotasi pejabat. Saat ini prosesnya berada di tahap administrasi dan koordinasi antar-perangkat daerah.
“Pelaksanaan mutasi berikutnya masih menunggu arahan Bupati. Jika tidak ada perubahan, bisa digelar pada akhir 2025 atau bergeser ke awal 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, penataan jabatan dilakukan bertahap agar proses penyegaran organisasi berjalan lebih efektif. Pada gelombang sebelumnya, pejabat hasil job fit dan pejabat dari kelompok shelter dilantik secara bersamaan di Pendopo Kabupaten Jombang.
Semua rangkaian tersebut, lanjut Anwar, dilakukan untuk memastikan struktur birokrasi tetap stabil dan sesuai ketentuan.
Dengan ditunjuknya Plt di tiga OPD strategis, Pemkab memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa posisi definitif akan segera diisi setelah proses mutasi selesai.
“Plt bertugas sampai jabatan kepala dinas terisi secara permanen,” tutur Anwar.









